Kaltana Ketimpun Bergerak Cepat dan Siaga Hadapi Berbagai Bencana

  • 24 Jul 2026 06:35 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya — Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Ketimpun terus menunjukkan kesiapsiagaannya dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun bencana lainnya di Kota Palangka Raya. Meski hanya beranggotakan 10 orang, tim tersebut tetap aktif turun ke lapangan untuk melakukan penanganan awal ketika terjadi bencana.

Ketua Kaltana Ketimpun, Iyul, mengatakan Kaltana merupakan salah satu dari tiga organisasi kebencanaan yang ada di wilayah Kelurahan Ketimpun. Selain Kaltana, terdapat Tim Seribu Api Kelurahan (TSAK) dan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang turut berperan dalam upaya penanggulangan bencana.

Menurutnya, tugas Kaltana tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga mencakup berbagai bencana lain seperti banjir dan tanah longsor yang kerap terjadi di wilayah Kalimantan Tengah.

"Kaltana ini kan bukan hanya menanggulangi kebakaran, tapi bencana-bencana lain. Karena kita kalau di Kalimantan Tengah ini kan identik dengan bencana banjir, tanah longsor," ujar Iyul. Rabu, 22 Juli 2026.

Ia menjelaskan, semangat kerelawanan menjadi landasan utama para anggota Kaltana dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Bahkan, ketika terjadi bencana, para relawan tetap bergerak meskipun belum ada instruksi resmi.

Iyul menuturkan, selain tergabung dalam Kaltana, dirinya juga merupakan bagian dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di bawah Dinas Sosial. Hal tersebut semakin memperkuat komitmennya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

"Kami tetap bergerak walaupun tidak ada komando, karena panggilan hati nurani. Nah, karena sosial, karena saya di samping Kaltana kita direkrut oleh Dinas Sosial, PSM, Pekerja Sosial Masyarakat. Nah, lalu kita kan di bidang sosial itu ikut seperti kebakaran ini, banjir, kita walaupun tidak ada komandonya kita bergerak gitu loh," katanya menambahkan

Iyul berharap sinergi antara relawan, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat agar penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....