Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Tanamkan Karakter Baik pada Siswa
- 14 Jul 2026 08:57 WIB
- Palangkaraya
Poin Utama
- MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung selama 5 hari dari tanggal 13 Juli hingga 17 Juli 2026 secara serentak di seluruh Indonesia.
- Kementerian Pendidikan menekankan bahwa MPLS harus dilaksanakan secara edukatif, ramah anak, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun kekerasan.
- MPLS menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila seperti gotong royong, kemandirian, bernalar kritis, dan menghargai keberagaman.
- Peran guru, orang tua, dan kakak kelas sangat penting dalam mendukung keberhasilan MPLS dan membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Saat ini Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 sedang berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia. Berdasarkan aturan pemerintah, pelaksanaan MPLS berlangsung selama 5 (lima) hari, yakni sejak tanggal 13 Juli hingga 17 Juli 2026.
Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS menjadi awal penting bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan belajar.
Kegiatan yang dilaksanakan pada awal tahun ajaran ini bertujuan memperkenalkan budaya sekolah, tata tertib, tenaga pendidik, serta berbagai kegiatan yang dapat mendukung proses pembelajaran.
MPLS juga menjadi sarana membangun karakter, disiplin, dan rasa percaya diri peserta didik sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar secara penuh.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS harus berlangsung secara edukatif, ramah anak, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun kekerasan.
Seluruh kegiatan diarahkan untuk membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah secara positif serta menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama masuk sekolah. (Sumber: Kemendikdasmen RI).
MPLS juga menjadi momentum bagi sekolah untuk menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, seperti gotong royong, kemandirian, bernalar kritis, dan menghargai keberagaman.
Melalui berbagai aktivitas pengenalan lingkungan, wawasan kebangsaan, literasi, hingga pendidikan karakter, peserta didik diharapkan mampu beradaptasi dengan baik dan memiliki motivasi untuk meraih prestasi.
Menurut informasi yang dipublikasikan oleh Antara, pelaksanaan MPLS di berbagai daerah tahun ini difokuskan pada terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Pemerintah juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar menghindari kegiatan yang bersifat perpeloncoan maupun pemberian tugas yang tidak mendidik, sehingga hak-hak peserta didik tetap terlindungi. (Sumber: Antara).
Peran guru, orang tua, dan kakak kelas sangat penting dalam mendukung keberhasilan MPLS. Kolaborasi yang baik akan membantu peserta didik baru lebih cepat beradaptasi, mengenal budaya sekolah, serta membangun hubungan yang positif dengan warga sekolah.
Dengan demikian, proses transisi dari jenjang pendidikan sebelumnya dapat berlangsung lebih mudah dan menyenangkan.
Melalui pelaksanaan MPLS yang berkualitas, diharapkan lahir peserta didik yang tidak hanya siap mengikuti pembelajaran, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, sikap saling menghormati, serta semangat untuk terus belajar.
Momentum ini menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi Indonesia yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....