Museum Mini Bataguh Kenalkan Sejarah Nyai Undang ke Generasi Muda

  • 18 Jun 2026 23:29 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kapuas - Pelestarian sejarah peninggalan Situs Kerajaan Nyai Undang di Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, terus ditingkatkan. Upaya tersebut dilakukan melalui pendirian museum mini sebagai sarana edukasi kearifan lokal bagi masyarakat.

Komitmen pelestarian ini dibahas dalam program Obrolan Budaya Pro 4 RRI Palangka Raya pada Rabu, 10 Juni 2026. Acara tersebut mengupas tuntas pentingnya menjaga peninggalan sejarah pusaka daerah Kalimantan Tengah.

Plt. Camat Bataguh, Dino Aries, menyatakan pihak kecamatan berkomitmen mendorong kunjungan edukasi dari sekolah-sekolah sekitar. Pihaknya berencana menjadwalkan kunjungan rutin bagi siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA.

"Langkah ini agar pelajaran dan pengertian tentang sejarah Nyai Undang dapat dipahami generasi sekarang. Kami akan terus mendorong pemahaman sejarah ini secara berkelanjutan," katanya.

Senada dengan hal itu, Lurah Pulau Kupang, Erliansyah Napan, menjelaskan museum mini didirikan atas antusiasme warga. Menurutnya, benda bersejarah tersebut awalnya banyak ditemukan dan disimpan secara mandiri oleh masyarakat setempat.

"Masyarakat sangat antusias dan mendukung penuh pemerintah untuk menempatkan benda temuan di museum. Kondisi ini memudahkan publik yang ingin melihat langsung peninggalan masa lalu," katanya.

Melalui pengelolaan yang berkelanjutan, Museum Mini Artefak Kerajaan Nyai Undang diharapkan dapat terus berkembang. Pemerintah daerah bersama masyarakat berkomitmen menjaga warisan budaya demi masa depan Kalimantan Tengah. (Ahmad Rizaldi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....