Overthinking Berlebih Picu Gangguan Mental dan Kesehatan Tubuh
- 26 Apr 2026 20:50 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Menjaga kesehatan mental menjadi tantangan tersendiri di kehidupan saat ini. Berbagai masalah, baik di dunia nyata maupun dunia maya, sering kali memicu kebiasaan overthinking, terutama di kalangan anak muda.
Dekan FUAD Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Zainab Hartini, mengatakan kebiasaan overthinking yang sering terjadi di kalangan anak muda perlu dikurangi. Jika tidak, overthinking dapat memberikan efek berbahaya bagi kesehatan tubuh dan mental.
"Mengapa overthinking itu berbahaya, overthinking dapat menyebabkan hati tidak tenang tenang, sulit tidur, pikiran tidak fokus, mudah cemas, lelah rasanya mental kita. Overthinking itu pikiran hanya di kepala tetapi semua tubuh itu rasanya jadi sakit, terbawa," katanya, saat mengisi program Mutiara Pagi, Jumat 24 April 2026.
Selain itu, Zainab Hartini juga menjelaskan bahwa dalam Islam berpikir tidak dilarang, bahkan dianjurkan sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang diberikan akal pikiran. Namun, Islam melarang berpikir secara berlebihan hingga seseorang tenggelam dalam pikirannya sendiri.
"Islam mengajarkan berpikir bukan tenggelam dalam pikiran ya. Berpikir silakan itu bagus, kalau tidak berpikir enggak bisa juga ya, tetapi jangan tenggelam, karena berpikir itu ada batas-batasnya," katanya.
Kebiasaan overthinking sering membuat seseorang terjebak dalam kemungkinan-kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi. Hal ini dapat menghambat tindakan dan membuat seseorang sulit mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, penting bagi setiap individu untuk mengelola pikiran dengan baik dan tidak berlebihan. Dengan menjaga keseimbangan berpikir, kesehatan mental dan fisik dapat tetap terjaga dengan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....