Kelola Overthinking agar Hidup Lebih Tenang dan Seimbang

  • 26 Apr 2026 20:59 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kebiasaan overthinking perlu dikelola dengan baik demi menjaga kesehatan mental. Jika dibiarkan, pikiran berlebihan dapat memicu kecemasan, sulit fokus, hingga kelelahan emosional.

Dekan FUAD Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Zainab Hartini, mengatakan upaya mengelola overthinking bisa dilakukan dengan mengubah mindset bahwa tidak semua hal bisa dikendalikan. Dengan pola pikir ini, seseorang dapat mengurangi beban pikiran terhadap berbagai hal dalam keseharian.

"Yang pertama bedakan antara yang bisa dikendalikan yang tidak. Jadi kita ini punya keterbatasan, tidak semua bisa kita lakukan dan kendalikan, maka ambillah yang bisa kita manfaatkan, yang bisa kita lakukan," katanya, saat mengisi program Mutiara Pagi, Jumat 24 April 2026.

Selain itu, Zainab Hartini mengatakan upaya mengelola overthinking juga bisa dilakukan dengan berhenti memikirkan kemungkinan terburuk yang dapat terjadi. Kebiasaan membayangkan skenario buruk justru membuat seseorang semakin cemas dan sulit bertindak.

"Yang kedua, kurangi skenario buruk yang berlebihan. Ini salah satu kebiasaannya overthinking adalah membuat banyak kemungkinan-kemungkinan buruk. Skenario ini perlu kita tinggalkan dan berusaha untuk positive thinking," katanya.

Dengan mengurangi pikiran negatif dan fokus pada hal yang bisa dilakukan, seseorang dapat lebih tenang dalam menjalani kehidupan. Sikap ini juga membantu meningkatkan kepercayaan diri dalam mengambil keputusan.

Pada akhirnya, hidup bukan tentang memikirkan semua kemungkinan yang belum tentu terjadi. Melainkan tentang menghadapi kenyataan dengan sikap positif, iman, dan ketenangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....