Warga Bantaran Sungai Kahayan Berharap Bantuan Sumur Bor Atasi Kekeringan
- 20 Apr 2026 00:08 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Warga bantaran sungai di Kota Palangka Raya memang sangat bergantung pada ketersediaan air untuk menghadapi musim kemarau. Beberapa ancaman bencana saat kekeringan seperti kebakaran permukiman maupun kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Ketua RT 01, RW 07, Jalan Mendawai Kompleks Sosial, Mulyadi, mengharapkan adanya bantuan sumur bor menjadi kebutuhan yang cukup mendesak.
Dirinya membeberkan secara fakta di lapangan, sumur bor memang menjadi salah satu sumber air utama saat terjadi kebakaran permukiman maupun karhutla. Petugas bahkan sering mengandalkan air tanah dari sumur bor untuk proses pemadaman api, terutama di wilayah yang jauh dari sumber air alami.
Dirinya membeberkan, dalam beberapa kejadian, sumur bor terbukti membantu mempercepat penanganan kebakaran.
Namun, kondisi saat ini menunjukkan masih adanya kendala besar, seperti minimnya sumber air di lokasi kebakaran, terutama saat musim kemarau. Akibatnya, tim di lapangan kerap kesulitan memadamkan api dan bahkan tidak bisa berbuat banyak jika tidak ada sumber air.
Dari sisi warga bantaran sungai, kebutuhan sumur bor ini menjadi krusial karena bisa menjadi cadangan air saat sungai surut. Membantu penanganan awal kebakaran sebelum meluas. Mendukung upaya pencegahan karhutla berbasis masyarakat.
"Nah sumur bor walaupun kami memiliki terbatas, tapi kalau titik sumur bor itu banyak, dari bantuan dari yang lain itu, kami bisa mengambil air. Apalagi ini kan prediksi BMKG itu kan mau kemarau panjang, jadi supaya tidak terulang yang seperti yang sudah-sudah ini, ya kami minta dari dinas terkait, maupun dari yang lain untuk bisa mengusahakan titik sumur bor," ujarnya, Minggu 19 April 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....