Dosen UPR Sukses Terapkan Sistem Hidroponik Vertikultur Pipa Tower di Pahandut
- 18 Agt 2026 21:55 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Tim Dosen Universitas Palangka Raya (UPR) berhasil mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi tepat guna di kawasan pemukiman Daerah Aliran Sungai (DAS). Melalui kegiatan berjudul “Penerapan Sistem Hidroponik Vertikultur Pipa Tower dalam Upaya Transformasi Green Environment di Pemukiman Daerah Aliran Sungai”, pemukiman warga berbasis rumah panggung kini disulap menjadi ruang hijau produktif.
Kehadiran inovasi ini ditujukan untuk memberikan jawaban konkret atas tantangan keterbatasan lahan bercocok tanam di lingkungan sempadan sungai. Program pengabdian masyarakat ini didanai oleh BIMA Tahun Pendanaan 2026 di bawah naungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Dosen Reni Agustiani, M.Si, didampingi dosen anggota Gabriela Elsandika, M.Si dan Yunida Iashania, M.T, serta melibatkan empat mahasiswa UPR yaitu Cahyani Frahmawati, Akhmadi Surya Nata, William Parasian Pardede, dan Brema Surbakti. Tim UPR bermitra dengan Karang Taruna Pahandut Seberang yang diketuai oleh Sahmiyadi.
Rangkaian program pengabdian ini dibagi menjadi 4 tahapan utama yang berlangsung intensif pada tanggal 18 s.d 19 Juli 2026 dan diakhiri pada tanggal 16 Agustus 2026:
Sosialisasi dan Penyuluhan Interaktif Tentang Pertanian Hidroponik Vertikal – Edukasi mendasar mengenai efisiensi ruang dan konsep pertanian ramah lingkungan pada area rumah panggung di sempadan Sungai Kahayan.
Workshop Perakitan Pipa Tower dan Penataan Lanskap Produktif – Praktik langsung pembuatan instalasi vertikultur pipa tower yang hemat ruang.
Pelatihan Budidaya Sayuran Hidroponik Mandiri Skala Rumah Tangga – Pendampingan teknis penyemaian, pemberian nutrisi, hingga perawatan harian.
Kegiatan Panen Sayuran Bersama – Evaluasi hasil budidaya dan pemanenan perdana bersama warga dan anggota karang taruna.
Keberhasilan program ini tidak berhenti pada sesi pelatihan semata. Pasca-pelatihan, Tim Pengabdi UPR secara konsisten dan berkelanjutan melakukan monitoring harian bersama anggota Karang Taruna.
Monitoring rutin ini mencakup pengecekan kualitas dan konsentrasi nutrisi air, pengawasan laju pertumbuhan tanaman, hingga pemeliharaan sistem pompa dan instalasi pipa tower. Kehadiran pendampingan intensif setiap hari ini memastikan setiap tahapan pertumbuhan tanaman berjalan optimal dan meminimalisir risiko kegagalan panen.
Seluruh rangkaian kegiatan disambut hangat dan antusias oleh Karang Taruna Pahandut Seberang. Kesungguhan peserta dalam belajar yang diimbangi dengan monitoring ketat membuahkan hasil manis pada puncak acara panen bersama tanggal 16 Agustus 2026. Sebanyak 360 tanaman sayur segar yang terdiri dari jenis pakcoy dan selada berhasil dipanen dengan kualitas sangat baik.
Pada panen perdana ini, hasil sayuran dibagikan secara gratis kepada seluruh peserta pelatihan. Namun untuk siklus panen mendatang, Karang Taruna Pahandut Seberang telah merancang rencana pengelolaan secara mandiri dan berkelanjutan untuk memperjualbelikan hasil panen hidroponik tersebut sebagai sumber wirausaha baru.
Ketua Karang Taruna Pahandut Seberang, Sahmiyadi mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas terlaksananya program ini di wilayah mereka:
"Kami sangat berterima kasih atas pelatihan yang diberikan oleh Tim Dosen UPR dan Kemendiktisaintek. Ini merupakan ilmu yang sangat baru bagi kami, terutama dalam memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan rumah panggung agar tetap hijau dan menghasilkan sayuran berkualitas," ucapnya.
Senada dengan hal tersebut, Perwakilan Warga Pahandut Seberang, Hendriani turut menyampaikan apresiasinya, "Terima kasih banyak atas pelatihan yang sangat bermanfaat ini untuk masyarakat. Program ini benar-benar memberikan solusi nyata bagi pemukiman kami," kata Hendriani.
Melalui keberhasilan program ini, Tim Pengabdian UPR berharap pemukiman Daerah Aliran Sungai di Pahandut Seberang dapat terus bertransformasi menjadi kawasan yang asri, hijau (green environment), serta mandiri secara pangan dan ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....