Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Sinergi dan Pencegahan
- 18 Apr 2026 15:34 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana dalam rangka kesiapan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026 di Lapangan Barigas Polda Kalteng, Palangka Raya.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen dan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga instansi terkait lainnya dalam menghadapi potensi karhutla di Bumi Tambun Bungai.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa penanganan karhutla di Kalteng menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Namun demikian, ia mengingatkan agar semua pihak tetap waspada mengingat wilayah tersebut masih tergolong rawan kebakaran.
“Kita tidak boleh lengah dan harus terus waspada, mengingat Kalimantan Tengah termasuk wilayah dengan tingkat kerawanan karhutla yang tinggi,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, musim kemarau tahun 2026 diprediksi lebih kering dan panjang akibat fenomena El Niño. Di Kalimantan Tengah, musim kemarau diperkirakan mulai terjadi pada akhir Mei, dengan puncak pada Juli hingga Agustus 2026.
Untuk itu, Gubernur menekankan sejumlah langkah strategis, antara lain peningkatan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana, optimalisasi deteksi dini serta respons cepat terhadap titik api, serta penguatan sinergi lintas sektor tanpa ego sektoral.
Selain itu, upaya pencegahan juga diperkuat melalui edukasi kepada masyarakat, pelibatan tokoh adat dan tokoh agama, serta peran aktif aparat di lapangan seperti bhabinkamtibmas dan babinsa guna mencegah praktik pembakaran lahan.
Penegakan hukum turut menjadi perhatian serius, dengan komitmen untuk menindak tegas pelaku pembakaran, baik individu maupun korporasi, sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai langkah konkret menghadapi potensi karhutla yang meningkat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi menetapkan Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden, jajaran OPD, serta instansi vertikal terkait.
Pemerintah berharap, melalui kesiapsiagaan dan kolaborasi seluruh pihak, dampak karhutla dapat diminimalisir serta keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....