Cegah Resiko Kebakaran Akibat Ledakan Gas Elpiji
- 18 Feb 2026 15:06 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Penggunaan tabung gas elpiji 3 kilogram atau yang dikenal sebagai gas melon perlu disertai kewaspadaan guna mencegah risiko kebakaran maupun ledakan.
Gas 3 kg banyak digunakan masyarakat karena harganya terjangkau dan mudah diperoleh. Namun, kelalaian dalam pemasangan dan perawatan dapat menimbulkan bahaya serius.
Di Palangka Raya, sejumlah warga mulai meningkatkan kehati-hatian setelah adanya informasi terkait insiden kebocoran gas di beberapa daerah.
Pemerintah dan aparat setempat pun terus mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi tabung, regulator, dan selang dalam keadaan baik sebelum digunakan.
Salah satu langkah penting mencegah ledakan adalah memeriksa karet seal atau cincin pada mulut tabung sebelum dipasang regulator. Pastikan tidak ada kerusakan, retak, atau aus. Selain itu, gunakan regulator berstandar SNI dan pasang dengan benar hingga terdengar bunyi klik sebagai tanda terpasang sempurna.
Masyarakat juga dianjurkan rutin mengecek selang gas, minimal setiap enam bulan sekali. Jika selang terlihat getas, longgar, atau tercium bau gas menyengat, segera matikan kompor dan lepaskan regulator.
Hindari menyalakan api atau sakelar listrik saat terindikasi kebocoran, karena percikan kecil dapat memicu ledakan.
Pihak Pertamina juga kerap mengingatkan agar tabung gas ditempatkan di ruang yang memiliki ventilasi baik dan jauh dari sumber panas. Tabung sebaiknya berdiri tegak dan tidak diletakkan di area tertutup rapat agar sirkulasi udara tetap lancar.
Dengan langkah pencegahan sederhana dan kesadaran bersama, risiko ledakan gas 3 kg dapat diminimalkan.
Edukasi berkelanjutan serta kedisiplinan dalam penggunaan menjadi kunci utama agar kebutuhan memasak sehari-hari tetap aman dan nyaman bagi seluruh keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....