Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan dalam Islam
- 17 Agt 2026 20:06 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan sekaligus mengisinya dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Dalam perspektif Islam, kemerdekaan merupakan karunia Allah yang harus dijaga dan disyukuri melalui ibadah, kerja keras, serta perbuatan yang memberikan manfaat bagi sesama.
Hal tersebut disampaikan H.M. Ansori, S.Sos.I., M.Pd dalam program Mutiara Pagi Pro1 RRI Palangka Raya, Senin, 17 Agustus 2026. Ia mengingatkan, rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dengan memanfaatkan nikmat yang diberikan Allah secara baik. “Mensyukuri nikmat kemerdekaan dapat kita lakukan dengan memuji dan beribadah kepada Allah, memanfaatkan karunia yang agung itu untuk diisi dengan berbagai kegiatan yang dapat mendatangkan manfaat secara umum,” ujarnya.
| Baca juga: Cara Memperkuat Keimanan dalam Islam |
Menurut Ansori, kemerdekaan harus diisi dengan kerja keras dan karya-karya besar yang manfaatnya dapat dirasakan bukan hanya oleh generasi saat ini, tetapi juga generasi yang akan datang. Ia juga mengingatkan masyarakat agar menghindari sikap konsumtif dan pola hidup berlebihan yang dapat membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ansori menilai, peringatan kemerdekaan juga harus menjadi kesempatan untuk memahami kembali perjuangan para pahlawan yang telah berjuang hingga titik darah penghabisan dengan berbagai keterbatasan. Semangat perjuangan tersebut, menurutnya, perlu terus hidup dalam jiwa generasi muda agar memahami hakikat kemerdekaan sebagai perjuangan menuju tegaknya hak asasi manusia, persamaan hak, dan perdamaian dunia.
| Baca juga: Mengenal Jenis Rezeki dalam Islam |
Dalam Islam, nilai-nilai tersebut sejalan dengan ajaran Al-Qur’an tentang persaudaraan dan keberagaman. Ansori mengutip Surah Al-Hujurat ayat 13 yang menjelaskan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Keberagaman, katanya, bukan alasan untuk saling menjajah, menyerang atau bermusuhan, melainkan menjadi dasar untuk saling menolong dan membangun perdamaian.
Karena itu, dalam momentum HUT Kemerdekaan Indonesia ke-81, Ansori mengajak masyarakat kembali mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan melakukan kegiatan positif, baik kegiatan keagamaan maupun kegiatan sosial. “Kegiatan itu bisa berupa kegiatan keagamaan seperti melakukan sujud syukur ataupun kegiatan yang bersifat umum seperti ceramah dan pengarahan kepada generasi muda,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....