Cara Memperkuat Keimanan dalam Islam

  • 02 Jun 2026 06:21 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Keimanan merupakan fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim. Namun, iman dapat mengalami naik dan turun seiring perjalanan hidup seseorang.

Karena itu, diperlukan berbagai upaya untuk menjaga dan memperkuat keimanan agar tetap istiqamah di jalan Allah . Hal tersebut disampaikan narasumber dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Palangka Raya, Senin, 1 Juni 2026, yang mengangkat tema Cara Memperkuat Keimanan dalam Islam.

Akademisi dan dai, H.M. Ansori, Sos.I., M.Pd, menjelaskan bahwa salah satu cara utama memperkuat iman adalah dengan memperbanyak zikir kepada Allah ."Orang yang ingin mengobati iman yang lemah salah satunya adalah dengan memperbanyak zikir kepada Allah," ujarnya.

Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Para ulama berkata bahwa di dalam hati terdapat kekerasan yang tidak bisa mencair kecuali dengan zikir kepada Allah," ujarnya.

Ansori juga mengingatkan agar umat Islam tidak terlalu banyak berangan-angan terhadap urusan duniawi. Menurutnya, kehidupan dunia hanyalah tempat persinggahan sementara sehingga seseorang tidak boleh terlena hingga melupakan kehidupan akhirat.

"Kalau kita terlalu banyak berangan-angan terkait hal duniawi, sama saja kita memupuk rasa cinta kepada dunia yang akhirnya membuat kita melupakan kehidupan akhirat," katanya.

Sementara itu, Putri menekankan pentingnya memperbanyak sujud dan menanamkan sikap rendah hati sebagai bagian dari penguatan iman."Hati akan lebih dekat dengan Allah ketika seseorang berada dalam keadaan sujud,"ucapnya.

Posisi sujud melambangkan kerendahan dan kelemahan manusia di hadapan Allah. Sikap rendah hati akan menghindarkan diri dari kesombongan sehingga hati menjadi lebih bersih dan iman menjadi kuat," katanya.

Ia menambahkan, seseorang yang memiliki kelebihan harta maupun kedudukan hendaknya tidak memamerkannya kepada orang lain. Menurutnya, tawadu atau rendah hati merupakan salah satu karakter yang dicontohkan Rasulullah SAW dan menjadi bagian dari keimanan seorang muslim.

Senada dengan itu, Nurul menyampaikan bahwa seseorang perlu menyadari bahwa seluruh kelebihan yang dimiliki berasal dari Allah . Kesadaran tersebut akan menumbuhkan rasa syukur dan sikap tawadu sehingga keimanan tetap terjaga.

"Ketika seseorang diberikan kelebihan, ia harus mengingat bahwa semuanya berasal dari Allah. Dengan memiliki sifat rendah hati, keimanannya tidak akan berkurang karena selalu menyadari nikmat yang telah diberikan Allah kepada dirinya," kata Nurul.

Selain itu, Nurul mengajak umat Islam untuk rutin melakukan evaluasi diri atau muhasabah sebagaimana yang dianjurkan dalam Al-Qur'an Surah Al-Hasyr ayat 18. Ia mengutip pesan Umar bin Khattab RA agar setiap muslim menghitung dan menilai amal perbuatannya sebelum datang hari perhitungan di akhirat.

Menurutnya, muhasabah merupakan sarana yang efektif untuk memperbarui dan menguatkan iman dalam kehidupan sehari-hari. Melalui zikir, memperbanyak sujud, menumbuhkan sikap tawadu, menjauhi angan-angan dunia yang berlebihan, serta rutin melakukan muhasabah, umat Islam diharapkan mampu menjaga keimanan agar tetap kuat dan semakin dekat kepada Allah .

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....