Generasi Muda Kian Tertarik Pelajari Seni Manyipet Dayak
- 18 Mei 2026 18:29 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Minat generasi muda terhadap seni tradisional manyipet dari budaya Dayak terus menunjukkan perkembangan positif. Permainan sekaligus keterampilan berburu tradisional menggunakan sumpit khas Dayak itu kini tidak hanya dipandang sebagai warisan leluhur, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya yang membanggakan di kalangan anak muda.
Di berbagai daerah di Kalimantan, kegiatan latihan dan lomba manyipet semakin ramai diikuti pelajar, mahasiswa, hingga komunitas pemuda. Ketertarikan tersebut muncul karena manyipet dinilai unik, menantang, serta memiliki nilai filosofi tentang ketelitian, kesabaran, dan kedisiplinan.
Sejumlah sanggar budaya dan komunitas adat juga aktif mengenalkan manyipet kepada generasi muda melalui festival budaya, pelatihan rutin, hingga pertunjukan dalam event daerah. Kehadiran media sosial turut membantu memperkenalkan olahraga tradisional ini lebih luas, bahkan menarik perhatian wisatawan dan masyarakat luar daerah.
Budayawan Kalteng Markorius atau sering disapa Agau menyebutkan bahwa meningkatnya minat anak muda terhadap manyipet menjadi sinyal positif bagi pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan teknologi dan budaya modern. Generasi muda dinilai mulai menyadari pentingnya menjaga tradisi agar tidak hilang ditelan zaman. Senin, 18 Mei 2026.
“Manyipet bukan sekadar olahraga tradisional, tetapi bagian dari jati diri masyarakat Dayak. Ketika anak muda tertarik mempelajarinya, itu artinya budaya kita masih memiliki masa depan,” ujarnya.
Selain menjadi sarana pelestarian budaya, manyipet juga mulai dikembangkan sebagai bagian dari sport tourism dan atraksi budaya dalam berbagai festival daerah. Pemerintah daerah pun diharapkan terus mendukung pembinaan komunitas serta penyediaan ruang kreativitas bagi generasi muda untuk mengembangkan seni dan budaya tradisional.
Melalui semangat generasi muda, seni manyipet kini tidak hanya bertahan sebagai tradisi leluhur, tetapi juga berkembang menjadi simbol kebanggaan budaya Dayak yang mampu beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai aslinya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....