Traffic Tinggi, Warga Sumbar Keluhkan Sistem Tukar Uang Pintar BI

  • 27 Feb 2026 17:54 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, masyarakat di Sumatera Barat mengeluhkan sulitnya menukar uang baru melalui portal resmi milik Bank Indonesia, yakni Pintar BI. Keluhan ini muncul seiring meningkatnya kebutuhan uang pecahan baru untuk tradisi Lebaran.

Pendaftaran penukaran uang melalui aplikasi Pintar BI mengalami lonjakan trafik signifikan pada pembukaan kuota periode kedua wilayah luar Pulau Jawa. Kondisi tersebut menyebabkan antrean virtual atau waiting room berlangsung sangat lama.

Febri, warga Kota Padang, mengaku harus menunggu sekitar empat jam untuk menyelesaikan proses pendaftaran di BI Pintar. Ia mengatakan waktu tunggu tersebut terjadi sejak awal masuk situs hingga proses pengisian data.

Ia menjelaskan, pengalaman tersebut cukup menguras waktu dan kesabaran. “Untuk masuk ke situs saja saya menunggu hampir satu jam, setelah isi data malah terlempar lagi ke waiting room sekitar tiga jam,” ujar Febri, Jum'at, 27 Februari 2026.

Setelah menunggu lama, pendaftaran Febri sempat tidak terekam di sistem sehingga ia harus mengulang proses dari awal. “Sempat gagal dan tidak tercatat, tapi setelah mengisi ulang data akhirnya saya mendapat bukti pendaftaran,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan Meta, warga Kabupaten Solok, yang mengalami waktu tunggu sangat panjang saat mengakses Pintar BI. Ia bahkan harus menggunakan tiga perangkat sekaligus agar bisa tetap masuk ke sistem.

Meta berharap ke depan kapasitas aplikasi BI Pintar dapat ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung. “Kalau bisa dibuat domain per daerah, karena kuota penukaran juga berdasarkan domisili masing-masing,” ujarnya.

Rekomendasi Berita