Formula 1 Pangkas Jarak Balapan 15 Km Mulai Musim 2027
- 22 Sep 2026 11:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Formula 1 memangkas jarak maksimum grand prix dari 305 menjadi 290 kilometer pada 2027.
- Batas waktu penghentian khusus juga akan disesuaikan dengan kondisi setiap lokasi balapan.
- Sesi latihan bebas berpeluang diperpanjang jika terganggu bendera merah.
RRI.CO.ID, Jakarta – Formula 1 memangkas jarak maksimum Grand Prix dari 305 kilometer menjadi 290 kilometer mulai musim 2027. Perubahan itu juga mencakup batas waktu balapan dan fleksibilitas sesi latihan ketika terjadi gangguan.
Keputusan tersebut disampaikan pada pertemuan ketiga Komisi Formula 1 2026 di London pada Senin, 21 September 2026. Direktur Single-Seater FIA, Nikolas Tombazis, dan Presiden sekaligus CEO FOM, Stefano Domenicali, memimpin pertemuan tersebut.
Jarak balapan dikurangi karena komposisi tenaga pembakaran dan listrik mengalami perubahan mulai musim 2027. Tahun ini, komposisinya mencapai 53 persen pembakaran dan 47 persen listrik.
Pada 2027, komposisi tersebut berubah menjadi 58 persen pembakaran dan 42 persen listrik. Angka itu kemudian menjadi 60 persen pembakaran dan 40 persen listrik pada 2028.
Perubahan tersebut membuat mobil menggunakan lebih banyak bahan bakar selama balapan. Kondisi itu menjadi perhatian setelah sejumlah tim berencana mempertahankan sasis lama untuk menghemat biaya.
Tangki bahan bakar berada di dalam sasis sehingga ukurannya tidak dapat diubah. Akibatnya, beberapa tim berpotensi kesulitan menyelesaikan Grand Prix dengan tangki yang sudah digunakan.
Selain jarak balapan, perubahan lain yang juga disetujui adalah batas waktu balapan. Grand Prix selama ini memiliki batas waktu tiga jam dari awal hingga akhir, termasuk interupsi seperti hujan atau kecelakaan.
Mulai musim depan, gangguan selama balapan tersebut akan menggunakan batas waktu penghentian khusus. Sementara batas waktu balapan murni tetap dua jam.
FIA menyebut perubahan itu memberi peluang lebih besar untuk menyelesaikan balapan secara penuh. “Perubahan ini memastikan penonton memiliki peluang terbaik untuk menikmati balapan penuh ketika terjadi gangguan,” kata FIA.
Batas waktu penghentian khusus akan berbeda pada setiap balapan berdasarkan kondisi setempat. Pada balapan malam, penyelenggara mendapat fleksibilitas waktu lebih besar untuk melanjutkan perlombaan, dengan mempertimbangkan kondisi pencahayaan.
Komisi F1 juga menyepakati fleksibilitas untuk memperpanjang sesi latihan bebas jika terjadi gangguan. Saat ini, waktu latihan tetap berjalan ketika bendera merah muncul akibat sebuah insiden.
Sebaliknya, waktu kualifikasi dan balapan berhenti ketika kompetisi dihentikan akibat bendera merah. Perubahan aturan tersebut menjadi bagian dari keputusan Komisi F1 yang melibatkan tim, FIA, dan pemegang hak komersial F1.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....