Mercedes Siapkan 'Upgrade' di Malaysia, Incar 'Pole Position'
- 19 Sep 2026 17:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mercedes membawa upgrade besar ke GP Malaysia pada 2–4 Oktober 2026 untuk mengakhiri paceklik 'pole position'.
- Tim berjuluk Silver Arrows masih memimpin klasemen konstruktor dengan keunggulan 145 poin atas Ferrari, meski persaingan semakin ketat.
- Andrew Shovlin berharap pembaruan meningkatkan daya saing Mercedes saat kualifikasi, tetapi tidak menjanjikan dominasi mutlak.
RRI.CO.ID, Jakarta – Mercedes menyiapkan pembaruan besar mobil Formula 1 untuk Grand Prix Bahrain di Malaysia, 2–4 Oktober 2026. Tim berjuluk Silver Arrows itu berharap upgrade tersebut mengakhiri paceklik pole position dan mengembalikan daya saing saat kualifikasi.
Mercedes sebelumnya merebut posisi terdepan dalam sepuluh seri pembuka Formula 1 musim 2026. Namun, mereka gagal mengulang pencapaian tersebut dalam empat seri terakhir, meski masih memimpin klasemen konstruktor.
Tim pabrikan Jerman itu unggul 145 poin atas Ferrari yang menempati posisi kedua klasemen sementara. Mercedes terakhir kali memperkenalkan paket pembaruan besar di Montreal pada Mei, lalu memilih pengembangan kecil sesuai karakter sirkuit.
Sebaliknya, Ferrari dan McLaren lebih agresif mengembangkan mobil untuk memangkas ketertinggalan dari Mercedes. Setelah memenangi enam seri pembuka, Mercedes hanya meraih empat kemenangan dari delapan balapan berikutnya.
Sementara itu, Ferrari dan McLaren masing-masing mencatat dua kemenangan. Mercedes kini mengincar momentum kebangkitan pada balapan di Sepang, Malaysia, yang kembali masuk kalender F1 menggantikan Bahrain.
Direktur Teknik Lintasan Mercedes, Andrew Shovlin, mengatakan tim belum membawa banyak pembaruan untuk GP Azerbaijan akhir September ini. “Baku lebih mengutamakan hambatan udara dibandingkan gaya tekan ke bawah,” ujar Shovlin dalam podcast Nu Silver Arrows Radio Show.
Shovlin menjelaskan, pembaruan Mercedes akan mulai diperkenalkan pada GP Malaysia dan seri-seri berikutnya. “Semoga kami bisa membuat kemajuan yang cukup berarti,” katanya, dengan harapan Mercedes kembali mampu bersaing memperebutkan pole position.
Meski Kimi Antonelli membawa Mercedes memenangi dua balapan terakhir, tim belum meraih pole sejak GP Belgia Juli lalu. Dalam empat seri terakhir, Lando Norris dari McLaren merebut pole posisi terdepan sebanyak tiga kali.
Shovlin menyebut persaingan kini semakin ketat, dengan selisih performa yang sangat tipis di antara para pembalap terdepan. “Selisih antara finis pertama dan keenam kini hanya satu atau dua persepuluh detik,” ujarnya.
Ia menegaskan Mercedes akan berfokus memaksimalkan potensi mobil, meski karakter setiap sirkuit menghadirkan tantangan berbeda. Tim berharap paket pembaruan Malaysia dapat mengembalikan mereka ke persaingan pole position.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....