Williams Bawa 'Upgrade' Besar FW48 ke GP Azerbaijan, Bidik Peningkatan Performa

  • 19 Sep 2026 15:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hasil upgrade Baku menjadi tolok ukur proses pengembangan Williams sekaligus persiapan menuju mobil FW50 musim 2027.
  • Williams memperkenalkan paket 'upgrade' besar FW48 di GP Azerbaijan setelah gagal meraih poin dalam beberapa seri terakhir.
  • Carlos Sainz dan Alex Albon berharap pembaruan meningkatkan performa, tetapi tetap realistis terhadap persaingan di kelompok tengah.

RRI.CO.ID, Jakarta – Williams Racing akan membawa paket pembaruan besar FW48 ke Grand Prix Azerbaijan 2026. Upgrade ini diharapkan meningkatkan performa Carlos Sainz dan Alex Albon setelah menjalani musim yang sulit.

Tim asal Grove tersebut mengalami awal musim yang mengecewakan, berbeda dari potensi kompetitif yang mereka tunjukkan tahun lalu. Keterlambatan pengembangan membuat Williams melewatkan Barcelona Shakedown, sementara FW48 mengalami kelebihan bobot dan sejumlah masalah mendasar.

Williams sejak awal memilih memusatkan pengembangan besar untuk paruh kedua musim, meski beberapa pembaruan telah diperkenalkan sebelumnya. Tim juga menjalankan program pengurangan bobot, termasuk revisi sayap depan yang digunakan di Silverstone.

Pada seri-seri awal, Williams mencatat lima finis dengan raihan poin, termasuk posisi kedelapan Albon di GP Monako. Namun, setelah itu, mereka gagal menambah poin dan lebih sering finis di posisi ke-15 hingga ke-17.

Albon menilai perkembangan pesat rival di kelompok tengah membuat Williams semakin tertinggal dalam persaingan musim ini. “Tahun ini, tim-tim papan tengah bahkan membawa tiga atau empat pembaruan, dengan skala peningkatan yang sangat besar,” ujarnya.

Menurut Albon, paket Baku yang disetujui beberapa bulan lalu semula menjanjikan peningkatan signifikan untuk mendekatkan Williams kepada para pesaing. Namun, perkembangan tim lain mengubah tolok ukur persaingan, sehingga peningkatan FW48 belum tentu menghasilkan lonjakan posisi besar.

Albon menyebut Williams saat ini tertinggal sekitar 50 detik dari kelompok tengah dalam balapan, atau hampir satu detik per putaran. Ia berharap pembaruan tersebut memberikan peningkatan besar, meski tim juga mulai memusatkan perhatian pada mobil FW50 untuk 2027.

Senada, Sainz, yang tahun lalu finis ketiga di Azerbaijan, juga menjaga ekspektasinya terhadap pembaruan tersebut. “Pembaruan ini bisa mendekatkan kami untuk berjuang meraih poin, tetapi masih jauh dari target dan janji kami tahun ini,” ujarnya.

Sainz berharap peningkatan tersebut turut mendongkrak motivasi tim, sekaligus membuktikan bahwa proses pengembangan mereka berjalan sesuai perhitungan. Hasil positif di Baku juga dapat memperkuat keyakinan tim desain dalam mengembangkan FW50.

Sementara itu, Kepala Tim, James Vowles, menyoroti peningkatan metode kerja, teknologi simulasi, dan perekrutan personel sebagai fondasi pengembangan Williams. Ia tidak menjamin proses pengembangan mobil 2027 bebas kesalahan, tetapi menekankan pentingnya sistem dan sumber daya untuk mendeteksi kekeliruan.

“Saya sama sekali tidak akan menjanjikan apa pun kepada siapa pun, karena tim juara pun tidak akan melakukannya. Yang ingin kami tunjukkan adalah bahwa kini kami memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mendeteksi sebanyak mungkin potensi kesalahan,” kata Vowles.

GP Azerbaijan di Sirkuit Jalan Raya Baku akan berlangsung pada 24–26 September 2026. Balapan utama akan digelar lebih awal pada Sabtu, 26 September 2026, untuk menghindari bentrok dengan Hari Peringatan Azerbaijan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....