Mercedes Batalkan Banding Penalti George Russell di GP Monako
- 20 Jun 2026 12:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mercedes resmi menarik banding (Right of Review) penalti George Russell di GP Monako 2026 setelah menilai proses lanjutan kurang menguntungkan.
- Kasus bermula dari kesalahan sistem pencatatan waktu pit lane, yang memicu peringatan kecepatan tidak akurat dan berdampak pada penalti Russell.
- Kontroversi makin meluas setelah Alpine berhasil memulihkan podium Pierre Gasly, sementara McLaren dan Red Bull juga mengajukan banding terkait dampak perubahan hasil balapan tersebut.
RRI.CO.ID, Jakarta – Mercedes memutuskan menarik pengajuan banding atau Right of Review terkait penalti George Russell di Grand Prix Monako 2026. Keputusan tersebut diumumkan FIA pada Kamis, 18 Juni waktu setempat.
Pihak Mercedes turut memberikan konfirmasi bahwa mereka menarik Right of Rewiew tersebut. "Tim Mercedes-AMG PETRONAS F1 telah memberitahukan para Steward untuk menarik permohonan peninjauan kembali terkait keputusan pada GP Monako 2026," tulis Mercedes dalam keterangan resminya.
Mereka menyebutkan pelanggaran tersebut terkait dengan regulasi Pasal B1.6.3a untuk mobil nomor 63. "Kami menyimpulkan bahwa melanjutkan proses ini tidak akan menguntungkan tim maupun olahraga," jelas pihak Mercedes.
Sebelumnya, Russell mendapat penalti karena pelanggaran batas kecepatan di jalur pit (pit lane). Belakangan ditemukan ternyata terdapat kesalahan dalam sistem pencatatan waktu di pintu masuk pit tersebut.
Masalah tersebut memicu sejumlah peringatan yang tidak akurat. Russell menjadi salah satu yang akhirnya kehilangan peluang podium setelah gagal menjalani hukumannya dengan benar.
Sementara itu, tim Alpine telah berhasil membatalkan penalti serupa yang diterima oleh pembalap mereka, Pierre Gasly. Gasly pun mendapatkan kembali posisi podium ketiga setelah memenangkan banding yang sebelumnya diajukan.
Keberhasilan Alpine memicu Mercedes mengajukan tuntutan serupa demi memulihkan hasil balapan Russell. Tetapi, Bos Mercedes, Toto Wolff, mengakui peluang berhasilnya upaya hukum ini sebenarnya sangat kecil.
Sebelum Mercedes, McLaren sudah lebih dulu mengajukan banding kepada FIA untuk Oscar Piastri. Menurut McLaren, seluruh tim dan pembalap telah tertib menerima dan menjalani hukuman sesuai ketentuan berlaku.
Karena itu, penghapusan penalti bagi Gasly dan tidak untuk yang lainnya dinilai merugikan pihak yang telah berbuat patuh. Sementara Red Bull juga menyusul langkah McLaren karena merasa perlu mempertahankan posisi Hadjar yang terpengaruh pemulihan podium Gasly.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....