FIA Pulihkan Podium Pierre Gasly, Kini McLaren Ikut Ajukan Banding

  • 17 Jun 2026 19:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • McLaren resmi mengajukan banding ke FIA setelah Pierre Gasly dipulihkan ke posisi ketiga GP Monako 2026 melalui proses Right of Review.
  • McLaren menilai keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan soal keadilan dan konsistensi regulasi, karena pembalap lain seperti tetap menjalani penalti serupa tanpa pembatalan.
  • Banding diajukan demi menjaga integritas kompetisi dan penerapan aturan yang konsisten di Formula 1.

RRI.CO.ID, Jakarta – McLaren resmi mengajukan banding kepada FIA terkait hasil Grand Prix Monako 2026. Banding ini diajukan setelah Pierre Gasly dikembalikan ke posisi ketiga klasemen balapan.

Gasly sebelumnya dijatuhi dua penalti lima detik akibat pelanggaran kecepatan dan turun ke posisi tujuh. Dari hasil itu, pembalap Red Bull, Isack Hadjar langsung otomatis naik ke posisi ketiga dan isi podium.

Alpine kemudian mengajukan Right of Review dengan membawa bukti baru untuk ditinjau FIA. Gasly mengetahui upaya pembatalan hukumannya tepat sebelum sesi latihan bebas pertama di Barcelona.

Setelah melalui segala proses, permohonan tim Alpine itu akhirnya diterima FIA. Podium pun diberikan kembali kepada pembalap Prancis tersebut.

Kalau melihat sisi lain, beberapa pembalap lain juga ada yang mendapat penalti serupa karena pelanggaran batas kecepatan di pit lane. Salah satunya adalah pembalap McLaren, Oscar Piastri.

Piastri menjalani hukuman tersebut saat balapan berlangsung. Ia sempat naik satu posisi ketika Gasly dijatuhi penalti.

Namun, posisi Piastri kembali berubah setelah Gasly dipulihkan ke peringkat ketiga. Pembalap Australia itu akhirnya turun lagi ke posisi kelima.

Menimbang keadaan tersebut, McLaren sepertinya juga merasa butuh keadilan. Mereka menyatakan telah memulai proses banding kepada FIA.

"McLaren Racing mengonfirmasi telah mengajukan pemberitahuan banding kepada Pengadilan Banding Internasional FIA," tulis McLaren dikutip dari pernyataan resminya.. Banding itu terkait Dokumen 99, Dokumen 100, dan Dokumen 101.

Menurut McLaren, seluruh tim dan pembalap telah tertib menerima dan menjalani hukuman sesuai ketentuan berlaku. Karena itu, penghapusan penalti bagi Gasly dan tidak untuk yang lainnya dinilai merugikan pihak yang telah berbuat patuh.

McLaren menyatakan tetap menghormati proses hukum FIA dan kewenangan steward. Namun tetap saja, kasusnya tidak bisa dibiarkan karena akan menimbulkan tanda tanya soal keadilan dan konsistensi dari regulasi Formula 1.

Lebih lanjut, McLaren menegaskan langkah ini diambil demi menjaga integritas bersama FIA dan seluruh peserta Formula 1. "Keputusan banding ini tidak ditujukan kepada kompetitor tertentu," lanjut pernyataan tersebut.

Sementara itu, laporan terbaru menyebut bahwa Red Bull tengah mengikuti Langkah McLaren untuk mengajukan banding. Red Bull juga merasa perlu mempertahankan posisi Isack Hadjar.

Detail terkait bukti dan proses banding hingga saat ini belum diungkap sepenuhnya. Satu hal, kemelut ini menunjukkan masih adanya inkonsistensi soal regulasi dan penerapannya pada tim serta pembalap yang belum juga diperbaiki.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....