Lima Fakta Menarik jelang Dimulainya Formula 1 2026 di Melbourne

  • 03 Mar 2026 12:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Melbourne – Formula 1 2026 segera dimulai dengan Grand Prix Australia di Sirkuit Albert Park, Melbourne, pada 6-8 Maret 2026. Sejumlah perubahan teknis dan komposisi tim membuat persaingan musim ini diprediksi semakin dinamis.

1. Teka-Teki Peta Persaingan

Balapan pembuka selalu menjadi tolok ukur performa setiap tim. Selama uji coba, tim cenderung melakukan ‘sandbagging’ atau menyembunyikan potensi penuh mobilnya.

Hasil shakedown Barcelona tes pramusim di Bahrain mengisyaratkan persaingan ketat di barisan depan. McLaren, Mercedes, Red Bull, dan Ferrari saling mewaspadai kekuatan masing-masing.

Ferrari dan Mercedes sempat mencatat waktu tercepat di Bahrain, sementara Red Bull tampil impresif dengan mesin barunya. Melbourne akan menjadi sampel pertama untuk menilai keunggulan sebenarnya.

2. Hadirnya Tim dan Pembalap Baru

Grid musim ini bertambah menjadi 11 tim dengan debut Cadillac. Tim asal Amerika itu mengandalkan pengalaman Valtteri Bottas dan Sergio Perez sebagai dua pembalap utama mereka.

Audi juga resmi turun sebagai konstruktor setelah mengambil alih Sauber. Mereka membawa unit daya sendiri dan menunjukkan sinyal positif saat pengujian.

Selain tim baru, musim ini juga akan menjadi debut bagi pembalap Inggris, Arvid Linblad. Ia bergabung dengan Racing Bulls untuk mendampingi Liam Lawson.

Pembalap Racing Bulls, Arvid Lindblad, siap menjalani musim debutnya di Formula 1 2026 (Foto: formula1.com)

3. Tantangan Aston Martin Bersama Honda

Aston Martin memulai kemitraan baru dengan Honda sebagai tim pabrikan mulai musim 2026 ini. Namun, mereka menghadapi kendala reliabilitas saat tes pramusim.

Honda menyebut ada persoalan baterai yang membatasi jarak tempuh pengujian. Akhir pekan ini menjadi indikator awal sejauh mana kemajuan mereka dalam peta persaingan musim ini.

Mobil Aston Martin terdampat di gravel usai mengalami masalah pada tes pramusim di Bahrain (Foto: formula1.com)

4. Regulasi Baru Ubah Strategi Balap

Drag Reduction System (DRS) dihapus dan digantikan dengan Overtake Mode sebagai alat bantu menyalip. Tersedia pula Straight Mode untuk mengurangi hambatan pada lintasan lurus.

Pembalap kini harus mengatur pemulihan dan distribusi energi dengan lebih cermat. Regulasi baru ini diprediksi akan membuka variasi strategi saat berebut posisi.

5. Start Balapan Jadi Sorotan

Pada regulasi baru, unit daya mobil tidak lagi menggunakan komponen Motor Generator Unit-Heat (MGU-H) untuk memutar turbo. Tanpa komponen ini, pembalap akan membutuhkan sedikit waktu lebih lama untuk menaikkan putaran turbo hingga optimal saat start.

Untuk mengantisipasinya, FIA akan memberi peringatan lima detik sebelum lampu start menyala. Sebelumnya, hanya mobil bermesin Ferrari yang mampu memulai start dengan cepat saat lampu dipadamkan.

Seri balapan Grand Prix Australia akan dimulai dengan sesi latihan bebas mulai Jumat, 6 Maret 2026. Kualifikasi akan dilakukan pada Sabtu, 7 Maret 2026, disusul balapan utama pada Minggu, 8 Maret 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....