Pentingnya Bahasa Asing untuk Mahasiswa dan Pelajar

  • 07 Jun 2024 14:30 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Tantangan Global di era globalisasi ini, keunggulan kompetitif dalam pasar kerja semakin sengit. Sehingga dibutuhkan suatu keterampilan berbahasa asing, terutama mahasiswa. Apalagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri atau mahasiswa yang telah wisuda berencana bekerja ke luar negeri.

Bahasa asing menjadi aspek penting dalam penunjang nilai pribadi seseorang. Sebagai akademisi, semakin tinggi kemampuan yang dikuasai maka akan semakin menunjukkan kualitas diri yang baik. Pada akhirnya penguasaan bahasa asing dapat memberikan kontribusi kepada kemajuan bangsa.

Pelajar maupun mahasiswa diharapkan menjadi calon intelektual dan cendekiawan muda bagi Indonesia. Pasca lulus, mahasiswa dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajarinya ke dalam dunia kerja maupun saat terjun dalam bermasyarakat. Untuk itu, tak menutup kemungkinan jika potensi generasi muda bangsa ini dapat membawa Indonesia menyalip bangsatelah terlebih dahulu maju dunia.

Ada hal yang harus dipersiapkan jika kita ingin membawa Indonesia bersaing secara global, tentu mahasiswa harus mengantongi keahlian berbahasa asing yang baik. Jika mahasiswa hendak mempelajari ilmu dari luar negeri namun, belum bisa memahami bahasa asal dari literatur pendukung pendidikan dalam hal ini tersebut. Belum lagi jika mendapatkan kesempatan belajar langsung di luar negeri, pasti harus punya kualifikasi bahasa asing yang baik.

Akademisi dari Fakultas Ilmu Budaya, Unsoed Purwokerto, Tri Asiati, berpendapat kita tidak dapat melihat sudut pandang orang lain ketika kita hanya memiliki satu bahasa. Jelas saja kemampuan dalam berbahasa asing penting untuk membantu kita dalam meningkatkan pengetahuan dari beragam sudut pandang.

Bahasa juga berperan besar dalam meningkatkan kemampuan kognitif Tak mengherankan jika orang yang menguasai multibahasa terlihat lebih pintar. Peningkatan kemampuan dalam berbahasa asing dapat dimulai dari hal yang disukai, contohnya mendengarkan musik dalam bahasa asing, menonton film, maupun membaca buku berbahasa asing.

Belajar bahasa asing terbukti mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas. Selain itu, belajar bahasa asing dapat meningkatkan kecerdasan otak serta memperkuat daya ingat dan fungsi pokok otak, termasuk dalam hal berpikir dan bertindak.

Belajar bahasa asing dapat mendukung keseimbangan hard skill dan soft skill yang berpengaruh positif kepada mahasiswa. Dengan menguasai bahasa asing, mahasiswa dapat berkontribusi membangun Indonesia lewat berbagai bidang seperti program transfer ilmu dan program internasionalisasi. Selain itu mahasiswa juga bisa mewakili kampus dalam berbagai kompetisi internasional.

Jika generasi muda telah punya bekal dasar untuk membawa Indonesia ke kancah internasional, maka akan mudah merajut hubungan Indonesia dengan negara luar. Dan harapan nyata sekaligus bentuk manifestasi Indonesia untuk menapaki jenjang lebih tinggi serta bersaing secara global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....