KONI Pusat Bangun Sport Diplomacy Indonesia-Timor Leste

  • 05 Sep 2026 07:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KONI Pusat memperkuat diplomasi olahraga dengan Timor Leste melalui program International Student Inbound Mobility Program (ISIMP) yang melibatkan UNDIKMA dan UNTL
  • Olahraga dipandang sebagai instrumen strategis dalam membangun hubungan lintas negara dan memperkuat nasionalisme kedua negara
  • Program ini merupakan bentuk konkret sport diplomacy yang dilakukan Indonesia untuk mempererat hubungan bilateral dengan Timor Leste

RRI.CO.ID, Lombok – KONI Pusat terus memperkuat diplomasi olahraga Indonesia dengan Timor Leste melalui program International Student Inbound Mobility Program (ISIMP). Program Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) dan Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL) menjadi upaya mempererat hubungan kedua negara.

Kabid Media dan Humas KONI Pusat, Tirto Prima mengatakan, olahraga berperan strategis dalam membangun hubungan masyarakat lintas negara. “Olahraga bukan hanya sekadar kegiatan yang menyehatkan, tapi juga terkait dengan nasionalisme dan Sport Diplomacy yang kita lakukan,” ujar Tirto dalam keterangan tertulis yang diterima RRI.CO.ID pada Jumat, 4 September 2026.

Menurut Tirto, diplomasi melalui olahraga diharapkan mampu mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Timor Leste melalui semangat persahabatan. Ia menjelaskan olahraga dapat menjadi sarana membangun persatuan karena melihat semua manusia memiliki kedudukan yang setara tanpa membedakan latar belakang.

Program tersebut diinisiasi Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman sebagai bagian dari upaya membangun hubungan positif kedua negara. Melalui program tersebut, delegasi Timor Leste mengikuti berbagai kegiatan olahraga, pendidikan, serta diskusi pengembangan kerja sama bersama Undikma.

Direktur Departemen Olahraga UNTL Joao Dias Pereira menyambut baik program diplomasi olahraga yang dilakukan Indonesia. “Kita anggap Indonesia keluarga, soalnya kita sekarang membangun hubungan bilateral dari berbagai aspek dengan tujuan bagaimana kita bisa membangun dua negara,” kata Joao.

Menurut Joao, kerja sama tersebut bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga bagaimana Indonesia dan Timor Leste dapat saling membantu untuk berkembang. Sementara itu, dosen UNTL Gaspar Amaral mengaku mendapat pengalaman positif selama berada di Indonesia karena mendapatkan sambutan yang baik.

“Itu suatu penghormatan untuk kami karena kami diterima dengan sangat baik. Bagi saya Timor Leste dan Indonesia sebagai saudara sendiri,” ucap Gaspar.

Tirto menegaskan KONI Pusat mengapresiasi dukungan Undikma yang menjadi tuan rumah kegiatan diplomasi olahraga tersebut. “Kami bangga dengan Undikma karena telah menjadi tuan rumah yang baik, begitu hangat dalam menyambut saudara-saudara kita dari Timor Leste,” ujar Tirto.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan implementasi nyata yang memberikan manfaat bersama. “Semoga perjanjian yang dilakukan tidak hanya sekadar kertas namun ada implementasi nyata yang memberikan dampak positif,” kata Tirto menambahkan.

Rombongan Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL) tiba di Lombok pada Selasa, 1 September 2026. Tim ini terdiri dari 8 mahasiswa/i dan dua orang dosen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....