KONI Nilai Boling Berpotensi Kembangkan Sport Tourism Indonesia

  • 24 Agt 2026 07:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KONI Pusat menilai boling memiliki potensi dikembangkan sebagai bagian sport tourism dan sport industry Indonesia
  • Kejuaraan 25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026 mempertemukan 163 atlet dari 15 negara Asia di Jakarta
  • Penyelenggaraan kompetisi internasional menjadi momentum memperkuat ekosistem boling dan diplomasi olahraga Indonesia

RRI.CO.ID, Jakarta – KONI Pusat menilai boling memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian sport tourism dan sport industry Indonesia. Hal tersebut disampaikan Waketum I KONI Pusat, Suwarno saat menghadiri 25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026.

Suwarno mengapresiasi PB PBI yang mampu membuat Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan boling junior tingkat Asia. Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan internasional, membutuhkan persiapan matang dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat.

“Saya mengapresiasi PB PBI yang telah bekerja keras. Sehingga Indonesia dapat menjadi tuan rumah kejuaraan internasional,” ujar Suwarno di Jaya Ancol Bowling Center Jakarta pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Waketum I KONI Pusat, Suwarno saat memberi sambutan dalam kegiatan 25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026 di Jaya Ancol Bowling Center, Jakarta pada Minggu, 23 Agustus 2026 (Foto: KONI)

Perwakilan Asian Bowling Federation, Vivien Law mengatakan, Indonesia kembali menjadi tuan rumah kompetisi internasional boling setelah delapan tahun. “Saya berharap seluruh atlet menikmati turnamen ini dan membawa pulang kenangan yang baik dari Jakarta,” kata Vivien Law.

Perwakilan Asian Bowling Federation, Vivien Law saat memberikan sambutan dalam kegiatan 25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026 di Jaya Ancol Bowling Center, Jakarta pada Minggu, 23 Agustus 2026 (Foto: KONI)

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI), Agus Muhammad Bahron menilai, boling berkembang melalui kolaborasi komunitas. “Boling di Indonesia berkembang sangat cepat, hal tersebut dimulai dari kolaborasi dengan komunitas,” ucap Agus Muhammad Bahron.

Menurut Agus, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem boling Indonesia. Sehingga boling semakin dikenal luas dan memiliki lingkungan kompetisi yang berkelanjutan.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) Agus Muhammad Bahron, saat memberi sambutan dalam kegiatan 25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026 di Jaya Ancol Bowling Center, Jakarta pada Minggu, 23 Agustus 2026 (Foto: KONI)

Kepala Dispora DKI Jakarta Drs. Andri Yansyah, M.H. turut menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut di Jakarta. “Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses serta melahirkan atlet-atlet yang membanggakan,” ujar Andri Yansyah.

Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari mengajak peserta menikmati turnamen sekaligus memberikan performa terbaik selama bertanding. “Saya berharap semua dapat menikmati turnamen ini. Enjoy Jakarta, berikan performa terbaik dan tetap menjunjung tinggi fair play,” katanya.

Penyelenggaraan kejuaraan tersebut diharapkan memperkuat diplomasi olahraga sekaligus membuka peluang pengembangan sport tourism Indonesia. Kehadiran delegasi dari berbagai negara juga menjadi kesempatan memperkenalkan Jakarta sebagai destinasi penyelenggaraan kompetisi olahraga internasional.

Kejuaraan tersebut dibuka secara resmi Dewan Pembina PB PBI Jenderal TNI Purn Agum Gumelar sebagai bagian dukungan pembinaan boling. Ajang tersebut diikuti 163 atlet dari 15 negara Asia, sehingga memperkuat pengalaman penyelenggaraan kompetisi internasional Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....