Kemenpora Berikan Dukungan kepada SOIna Sukseskan Pesonas Kupang 2026
- 10 Jun 2026 15:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenpora berikan dukungan kepada SOIna untuk menyukseskan Pesonas Kupang dan SOWG Santiago 2027
- Hingga saat ini sudah ada 1300 atlet dari 23 provinsi yang menyatakan niat untuk ikut serta dalam Pesonas. Untuk memenuhi itu semua dibutuhkan dana yang besar, sedangkan saat ini dana yang tersedia belum mencukupi.
- Untuk mengatasi masalah dana, SOina melakukan penggalangan melalui kerja sama dengan pemerintah maupun pihak swasta. Dukungan dari Kemenpora yang memiliki relasi luas dengan pihak swasta akan amat membantu para pengurus SOIna.
RRI.CO.ID, Jakarta – Hak warga difabel Indonesia untuk berolahraga dan berprestasi akan selalu mendapatkan perhatian dari pemerintah, terlepas dari kondisi ekonomi. Hal tersebut dikemukakan Dadi Surjadi, Asisten Deputi Olahraga Layanan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Pernyataan tersebut disampaikannya pada sesi audiensi bersama Special Olympics Indonesia (SOIna) di Wisma Kemenpora, Rabu, 10 Juni 2026. Lebih jauh Dadi Surjadi mengingatkan bahwa untuk bidang olahraga kelompok disabilitas berada di bawah kewenangan Kemenpora.
Kemenpora, saat ini tengah gencar melakukan transformasi birokrasi untuk perbaikan pelayanan bidang kepemudaan dan olahraga kepada Masyarakat. Hal tersebut menyebabkan adanya perubahan alur birokrasi di lingkungan Kantor Kemenpora.
Kendati demikian, menurut Dadi, perhatian Kemenpora terhadap kaum disabilitas tetap menjadi fokus. “Namun untuk disabilitas kami selalu memperhatikannya,” tambah Dadi.
Amran Siregar, Direktur Operasional PP SOina, dalam audiensi tersebut menjelaskan bahwa SOIna sedang mempersiapkan dua agenda penting. Kedua agenda tersebut, yakni Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) Kupang dan Special Olympics World Games (SOWG) Santiago.
Amran menerangkan bahwa sudah ada 1300 atlet dari 23 provinsi yang menyatakan niat untuk ikut serta dalam Pesonas. Untuk memenuhi itu semua dibutuhkan dana yang besar, sedangkan saat ini dana yang tersedia belum mencukupi.
Kebutuhan dana untuk pengiriman delegasi ke Santiago pada 2027 mendatang dipastikan pun akan cukup besar. Indonesia dalam ajang tersebut mendapat kesempatan untuk mengirimkan 69 orang atlet.
Untuk mengatasi masalah tersebut, SOina melakukan penggalangan dana melalui kerja sama dengan pemerintah maupun pihak swasta. Amran menilai, dukungan dari Kemenpora yang memiliki relasi luas dengan pihak swasta akan amat membantu para pengurus SOIna.
Mendengar penjelasan itu, Dadi Surjadi menyampaikan dukungannya untuk membantu SOIna menyukseskan Pesonas dan SOWG. “Kemenpora selalu memberikan bantuan, dukungan untuk kegiatan olahraga. Meski sulit, hak atlet difabilitas intelektual untuk berlomba mesti dipenuhi,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....