Ginting Gugur di Babak Pertama Australia Open 2026
- 10 Jun 2026 15:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tunggal Putra-Babak 32 Besar: Anthony Sinisuka Ginting vs Dong Tian Yao (China) 15-21, 15-21
- Pertandingan berlangsung selama 55 menit di Quaycentre, Sydney, Rabu, 10 Juni 2026.
- Anthony Sinisuka Ginting mengaku sempat tertekan oleh lawan sejak awal pertandingan dimulai
RRI.CO.ID, Jakarta – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting gugur pada babak pertama Australia Open 2026. Ginting kalah dari Dong Tian Yao asal Tiongkok straight set 21-15, 21-15 di Quaycentre, Sydney, Rabu, 10 Juni 2026.
Melansir laman BWF, pertandingan perdana kedua pemain tersebut berlangsung selama 55 menit. Ginting mampu menampilkan perlawanan cukup ketat hingga kedudukan interval, sentuhan hilang setelah jeda.
Pada gim pertama, kedua pemain saling jual beli poin hingga kedudukan 13-13. Akan tetapi, tunggal putra asal China mampu lepas dari kejaran Ginting dengan mencatatkan empat poin secara beruntun.
Gim kedua pun berjalan cukup ketat pada awal permainan hingga kedudukan 15-15. Sayangnya, Ginting sulit untuk mengembangkan perlawanan di poin-poin akhir pertandingan.
Seusai permainan, Anthony Sinisuka Ginting mengatakan, Dong Tian Yao sejak awal sudah tampil lebih baik. Pebulu tangkis berusia 29 tahun itu menjelaskan bahwa dirinya tidak mampu keluar dari tekanan lawan.
“Memang hari ini lawan bisa bermain lebih baik dibanding saya. Dari pertama sempat unggul juga tapi dia coba buat mengubah strategi dan pola permainan, dia lebih menekan dan saya nggak bisa keluar dari tekanan,” ujar Ginting.
Tunggal putra yang saat ini menempati peringkat 44 dunia itu menambahkan bahwa dirinya sering melakukan kesalahan sendiri. Hal ini menyulit Ginting untuk memegang keunggulan di poin-poin krusial.
“Selain itu, saya banyak melakukan kesalahan sendiri apalagi waktu poin-poin yang menentukan. Jadi waktu unggul, waktu poinnya sama dan poin-poin kritis, kurang bisa memegang permainan dengan baik,” ucap atlet kelahiran Cimahi tersebut.
“Ada momentum saya bisa mengejar poin 15-15 di gim kedua tapi permainan terhenti cukup lama karena dia protes, jadi pas mulai lagi ritmenya tidak sama lagi,” pungkas Ginting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....