Rachel/Febi Melangkah ke Babak 16 Besar Australia Open 2026
- 09 Jun 2026 20:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ganda Putri - Babak 32 Besar: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum (5) vs Kim Yu Jung/Lee Yu Lim (Korea) 16-21, 21-16, 21-15
- Pertandingan berlangsung selama 71 menit di lapangan satu, Quaycentre, Sydney, Selasa, 9 Juni 2026
RRI.CO.ID, Sydney – Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melangkah ke babak 16 besar Australia Open 2026. Rachel/Febi merebut kemenangan dari wakil Korea Selatan, Kim Yu Jung/Lee Yu Lim dalam rubber match 16-21, 21-16, 21-15.
Melansir laman BWF, pertandingan berlangsung selama 71 menit di lapangan satu, Quaycentre, Sydney, Selasa, 9 Juni 2026. Laga ini menjadi pertemuan perdana Rachel/Febi menghadapi pasangan Kim/Lee.
Pada gim pertama, putri Indonesia sempat beradu poin dengan pasangan Korea hingga kedudukan 7-7. Akan tetapi, Kim/Lee berhasil lepas dari kejaran Rachel/Febi, merebut interval, dan mempertahankan keunggulan tersebut hingga akhir.
Menelan kekalahan dengan selisih poin yang cukup besar di gim pertama, Rachel/Febi tancap gas di gim kedua. Ganda putri nomor 11 dunia itu tampil impresif setelah persaingan ketat memperebutkan interval.
Jeda sejenak itu memberi mereka dorongan untuk menyalip lawan dengan mencetak enam poin secara beruntun dan merebut gim. Momentum tersebut terus dipertahankan Rachel/Febi di gim ketiga.
Pasangan muda Indonesia itu membuka gim dengan mencatatkan lima poin secara beruntun dan merebut interval. Lee/Kim yang terus mencoba menyalip keunggulan, kembali kesulitan untuk mencatatkan poin selepas jeda, mengakhiri gim untuk kemenangan pasangan Indonesia.
Seusai pertandingan, Febi Setianingrum mengatakan bahwa pada gim pertama Rachel/Febi sempat bermain terburu-buru. Permainan lebih tenang, menurutnya, yang membuat gim kedua dan ketiga berjalan dengan baik.
“Tadi gim pertama kami terlalu terburu-buru mau menyerang, jadinya malah tidak enak sendiri, mati-mati sendiri. Di gim kedua dan ketiga, kami coba lebih tenang lagi defensenya, lebih mengatur dan lebih control,” ujar pebulu tangkis berusia 22 tahun tersebut.
Bersaing ketat dengan pasangan ranking 99, menjadi pecutan bagi Rachel/Febi yang memiliki ranking 11. Meski demikian, Febi menilai hal tersebut bukanlah beban, melainkan motivasi.
“Kami tahu pastinya kalau mempertahankan juara lebih berat daripada mau mengejarnya. Di sini hal itu kami mau jadikan motivasi, bukan tekanan atau beban,” pungkasnya.
Sementara Rachel Allessya Rose menjelaskan, kekalahan di semifinal Indonesia Open kemarin mengajarkan mereka untuk menjaga pola istirahat. Beruntungnya, tambah Rachel, ia dan pasangan sudah familiar dengan Australia.
“Setelah masuk semifinal Indonesia Open kemarin, kami lebih menjaga pola istirahat dan conditioningnya. Makan, tidurnya teratur dan coba pengkondisian di latihan-latihannya agar bisa fit terus. Beruntungnya main di sini bukan pertama kali jadi sudah cukup familiar dengan keadaannya,” ucap atlet berusia 21 tahun itu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....