Curi Perhatian, Wasit Indonesia Open 2026 Kenakan Jaket Tenun NTT
- 07 Jun 2026 11:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Para wasit Indonesia Open 2026 tampil mengenakan jaket berornamen tenun Nusa Tenggara Timur yang menarik perhatian penonton dan warganet.
- Jaket karya Temma Prasetio memadukan fesyen modern dengan motif tenun tradisional sebagai promosi budaya Indonesia di panggung internasional.
- Warganet mengapresiasi kehadiran unsur budaya Nusantara dalam turnamen tersebut dan menilai identitas Indonesia tampil kuat di ajang olahraga dunia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ada pemandangan berbeda pada semifinal Indonesia Open 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026. Para wasit bertugas mengenakan jaket khusus berornamen tenun Nusa Tenggara Timur yang mencuri perhatian penonton.
Jaket eksklusif tersebut merupakan karya desainer muda Indonesia, Temma Prasetio, yang memadukan fesyen modern dengan budaya Nusantara. Rancangan tersebut menghadirkan sentuhan budaya Indonesia di tengah kemeriahan turnamen bulu tangkis bergengsi tingkat dunia.
"Desain ini merupakan interpretasi saya mengenai bagaimana budaya dapat bergerak mengikuti perkembangan zaman saat ini. Saya ingin menghadirkan warisan tradisional dalam bentuk yang tetap relevan bagi masyarakat modern," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Minggu, 7 Juni 2026.

Dua orang wasit sedang bertugas dalam laga Indonesia Open 2026. (Foto: Dokumentasi/PBSI)
Desain jaket dibuat dengan pendekatan sporty yang fungsional untuk mendukung mobilitas para wasit selama pertandingan berlangsung. Siluet tegas dan material ringan dipilih agar tetap memberikan kenyamanan serta kesan profesional saat bertugas.
Keunikan rancangan ini terletak pada penggunaan ornamen tenun ATBM yang terinspirasi motif khas Nusa Tenggara Timur. Motif tradisional tersebut diolah secara kontemporer sehingga selaras dengan karakter olahraga modern yang dinamis.
Melalui karya tersebut, penyelenggara ingin memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada komunitas bulu tangkis internasional yang hadir. "Kehadiran unsur budaya dalam ajang olahraga juga menjadi bentuk promosi warisan Nusantara kepada masyarakat dunia," ucapnya.
Ia mengatakan tenun Indonesia memiliki potensi besar untuk tampil pada panggung fesyen internasional yang lebih luas. Menurutnya, kain tradisional dapat beradaptasi dengan tren masa kini tanpa kehilangan identitas budaya aslinya.
Penggunaan tenun dalam rancangan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap para pengrajin lokal Indonesia. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pelestarian tradisi menenun di tengah perkembangan industri fesyen global.
"Tenun NTT memiliki kekuatan visual serta cerita budaya yang sangat kaya untuk diperkenalkan kepada dunia. Saya ingin membawanya ke panggung olahraga internasional melalui pendekatan yang relevan dan modern." ujarnya.
Kehadiran jaket khusus tersebut diharapkan memperkuat identitas visual Indonesia Open 2026 di mata dunia internasional. Selain mendukung olahraga, karya tersebut menjadi simbol harmonisasi budaya dan industri kreatif Indonesia.

Salah satu wasit Indonesia Open 2026. (Foto: Dokumentasi/PB Djarum)
Sementara itu, jaket tenun yang dikenakan para wasit Indonesia Open 2026 turut menarik perhatian warganet. Banyak warganet mengapresiasi perpaduan unsur budaya Indonesia dalam ajang olahraga internasional tersebut.
"Asli, Indonesia Open tahun ini keren banget," tulis akun @luthfiantyc di media sosial. Unggahan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi warganet terhadap penyelenggaraan Indonesia Open 2026.
Warganet lainnya juga mengaku kagum dengan jaket tenun yang dikenakan para wasit selama pertandingan berlangsung. Mereka menilai kehadiran unsur budaya Nusantara menjadi daya tarik tersendiri dalam turnamen tersebut.
"Indonesia nggak pernah gagal kalau soal budaya," tulis akun @nurjanahputryrsmun. Komentar tersebut mencerminkan apresiasi publik terhadap upaya menghadirkan identitas budaya Indonesia di panggung olahraga internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....