Taklukan Wakil Korea, Jafar/Felisha: Belum Puas dengan Penampilan
- 03 Jun 2026 19:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu melaju ke babak berikutnya Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan, Jang Eun-seo/Kim Jan-Hyeon, dengan skor 21-11, 21-14.
- Felisha Pasaribu mengaku senang atas kemenangan tersebut, tetapi belum merasa puas karena masih ingin meningkatkan performa menghadapi lawan yang semakin kuat pada babak berikutnya.
- Jafar Hidayatullah menilai kecepatan shuttlecock dan persiapan taktik yang lebih matang menjadi faktor penting kemenangan, termasuk hasil analisis permainan lawan yang dilakukan tim pelatih sebelum pertandingan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, berhasil melaju ke babak berikutnya Indonesia Open 2026. Keduanya mengalahkan pasangan Korea Selatan, Jang Eun-seo/Kim Jan-Hyeon, melalui pertandingan dua gim dengan skor meyakinkan.
Kemenangan tersebut diraih setelah Jafar dan Felisha tampil dominan sejak awal pertandingan hingga akhir laga. Hasil itu menjadi modal penting bagi pasangan Indonesia untuk menghadapi tantangan yang lebih berat selanjutnya.
Ia menyampaikan rasa syukurnya dapat meraih kemenangan dan menunjukkan permainan yang cukup baik pada pertandingan tersebut. Namun, menurutnya, hasil tersebut belum membuatnya puas terhadap performa yang ditampilkan sepanjang pertandingan.
"Saya bersyukur masih bisa meraih kemenangan hari ini dan menjalani pertandingan dengan cukup baik bersama pasangan. Kalau ditanya soal kebahagiaan tentu saya senang, tetapi untuk kepuasan saya merasa masih belum sepenuhnya." katanya saat ditemui wartawan usai pertandingan Indonesia Open 2026, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, 3 Juni 2026.
Menurutnya, setiap pertandingan pada fase berikutnya akan menghadirkan lawan dengan kualitas permainan yang semakin meningkat. Karena itu, ia bertekad terus memperbaiki penampilan agar mampu bersaing dan menjaga peluang melangkah lebih jauh.
Ia mengatakan, kemenangan tidak akan mudah diraih apabila dirinya dan pasangan tidak melakukan peningkatan dari pertandingan sebelumnya. Oleh sebab itu, evaluasi tetap dilakukan meskipun mereka berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya.
"Semakin jauh perjalanan turnamen ini, kualitas lawan tentu akan semakin meningkat dan memberikan tantangan berbeda nantinya. Karena itu, kami harus terus meningkatkan performa agar mampu bersaing dan mendapatkan hasil terbaik berikutnya." ucapnya.
Sementara itu, Jafar Hidayatullah mengatakan, faktor kecepatan shuttlecock turut memengaruhi jalannya pertandingan melawan pasangan Korea Selatan tersebut. Menurutnya, kondisi lapangan kali ini berbeda dibanding pertemuan sebelumnya yang menggunakan shuttlecock dengan karakter lebih lambat.
Menurutnya, karakter permainan wakil Korea Selatan cenderung diuntungkan ketika shuttlecock bergerak lebih lambat selama pertandingan berlangsung. Selain itu, persiapan taktik yang lebih matang juga membantu pasangan Indonesia memahami pola permainan lawan.
"Perbedaan terbesar ada pada kecepatan shuttlecock karena kondisi kali ini jauh berbeda dibanding pertemuan sebelumnya yang lalu. Selain itu, kami sudah memiliki persiapan lebih baik sehingga pola permainan lawan dapat kami antisipasi dengan maksimal." ujarnya.
Jafar mengatakan, tim pelatih telah melakukan analisis terhadap permainan lawan berdasarkan pertandingan-pertandingan yang sudah tersedia sebelumnya. Persiapan tersebut dinilai membantu mereka menjalankan strategi dengan lebih efektif dan meraih kemenangan pada laga pembuka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....