Tersingkir di Indonesia Open 2026, Lanny/Apri Fokus Evaluasi Diri

  • 03 Jun 2026 14:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu tersingkir di babak 32 besar Indonesia Open 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, dengan skor 18-21, 19-21.
  • Apriyani Rahayu menyatakan pasangan mereka untuk sementara tidak fokus mengejar poin kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 dan memilih memprioritaskan pembenahan aspek fundamental permainan.
  • Fokus utama Lanny/Apriyani saat ini adalah memperbaiki cara bermain, pola permainan, komunikasi di lapangan, serta menjalani sejumlah turnamen prioritas yang telah ditetapkan tim pelatih hingga akhir musim 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu harus menelan kekecewaan setelah mereka terhenti di Indonesia Open 2026. Ia harus mengakui ketangguhan pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, di babak 32 besar dengan skor 18-21, 19-21.

Kekalahan ini membuat Lanny/Apri melakukan introspeksi mendalam terkait target jangka panjang mereka. Khususnya mengenai kualifikasi di Olimpiade Los Angeles 2028 (Race to Olympic 2028).

Secara mengejutkan, Apriyani Rahayu mengungkapkan bahwa mereka saat ini memilih untuk "melupakan" sejenak target besar tersebut. Dan memilih untuk fokus pada perbaikan fundamental tim.

"Jujur, kami sekarang tidak fokus untuk mengejar poin (kualifikasi Olimpiade). Pasti kemauan main di Olympic itu ada, siapa sih yang nggak mau?," ujarnya saat ditemui wartawan usai pertandingan Indonesia Open 2026, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, 3 Juni 2026.

Fokus utama Lanny/Apri saat ini, menurut Apriyani, adalah melakukan evaluasi menyeluruh. Dan memperbaiki sejumlah pekerjaan rumah yang masih menjadi kendala.

Ada tiga aspek fundamental yang menjadi perhatian utama mereka. Yakni cara bermain, pola permainan, dan komunikasi antar pemain di lapangan.

"Yang menjadi PR kami ke depannya: cara kami bermain, pola permainan kami, dan salah satunya lagi komunikasi kami. Jadi kami mau step by step memperbaiki itu dulu," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun rasa saling percaya di antara dirinya dan Lanny. Keduanya sepakat untuk fokus memperbaiki kelemahan masing-masing agar bisa menyatu menjadi pasangan yang solid.

Sementara itu, Lanny Tria Mayasari mengatakan bahwa dirinya akan fokus menjalani sejumlah turnamen prioritas. Terutama yang telah ditetapkan bersama tim pelatih hingga akhir musim 2026.

Menurutnya, ia masih terdapat beberapa bulan kompetisi yang harus dijalani tahun ini. Karena itu, ia dan tim pelatih telah menyusun program serta menentukan turnamen yang menjadi prioritas untuk mendukung pencapaian target musim ini.

"Masih ada sisa beberapa bulan lagi tahun ini. Dari pelatih juga sudah ada beberapa turnamen yang menjadi prioritas untuk kami kejar sampai akhir musim," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....