Pebulu Tangkis Muda Faathir/Devin Gugur di Babak Pertama Indonesia Open 2026
- 03 Jun 2026 16:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ganda Putra - Babak 32 Besar: Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi vs Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsuan 21-13, 17-21, 11-21
- Pertandingan berlangsung selama 45 menit di Istora Senayan Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026
- Faathir/Devin sempat unggul di gim pertama dengan permainan yang eksplosif. Namun, pasangan Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsuan beradaptasi dan merebut kemenangan
RRI.CO.ID, Jakarta – Ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi gugur pada babak pertama Indonesia Open 2026. Pasangan nomor 37 dunia itu kalah dari wakil Chinese Teipei, Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsuan dalam rubber game 21-13, 17-21, 11-21.
Pertandingan berlangsung selama 45 menit di Istora Senayan Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026. Devin/Faathir tampil impresif di gim pertama dengan gaya permainan yang eksplosif.
Permainan enerjik itu membawa kemenangan untuk pasangan Indonesia di gim pertama. Akan tetapi, pasangan Zhi-Wei/Huang mampu beradaptasi dengan gaya permainan tersebut di kedua.
Pasangan Chinese Teipei itu mampu merebut interval gim kedua dengan kedudukan sementara 11-7. Devin/Faathir mampu mengejar hingga 17-16, namun Zhi-Wei/Huang terbukti bermain lebih percaya diri.
Ketangguhan keduanya bahkan lebih terlihat di gim ketiga. Ganda putra nomor 35 dunia itu menang mudah dengan skor akhir 21-11 untuk kemenangan mereka.
Seusai pertandingan, Ali Faathir Rayhan mengatakan bahwa rasa grogi menghantuinya dan pasangan sepanjang pertandingan. Atmosfer Istora yang riuh menjadi penyebab.
“Tekanan, sih, tidak ada, lebih ke grogi karena merasakan atmosfer Istora yang rame banget. Dibandingkan Indonesia Masters, tidak seramai ini, vibes-nya juga berbeda karena ini Super 1000 untuk kita,” ujar pebulu tangkis berusi 19 tahun tersebut.
“Evaluasi dari saya, lebih tingkatkan fokusnya lagi karenakan kita set pertama bisa lumayan jauh. Di set kedua, mungkin karena kaget, musuh menang angin, kita di awal sudah ketekan,” jelas Faathir.
Sementara menurut Devin Artha Wahyudi, permainan yang tergesa-gesa perlu dikurangi. Menurutnya, meski sudah unggul, fokus tetap harus selalu dipertahankan hingga akhir.
“Habis menang beberapa poin itu jangan terlalu dipikirkan harus cepat-cepat pola main. Kalau udah unggul atau ketinggalan satu atau dua poin itu, fokusnya harus tetap dijaga terus,” terang juara Thailand International Challenge 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....