Peringkat Satu Dunia, An Se-young Tetap Waspada Hadapi Lawan

  • 03 Jun 2026 16:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • An Se-young mewaspadai calon lawannya di babak berikutnya Indonesia Open 2026 dan menilai pertandingan akan berlangsung berat karena kualitas permainan lawan yang kompetitif.
  • Pemain peringkat satu dunia itu menegaskan akan fokus pada persiapan dan penampilan terbaiknya, sembari tetap menghormati setiap lawan yang dihadapi di lapangan.
  • Sementara itu, Leong Jun Hao menemukan momentum kebangkitan usai lolos ke babak kedua Indonesia Open 2026 setelah melewati periode sulit, termasuk kritik pasca gagal menyumbang kemenangan bagi Malaysia di Piala Thomas 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, mewaspadai kekuatan calon lawannya pada babak berikutnya di Indonesia Open 2026. Ia menilai pertandingan mendatang akan berlangsung ketat karena kualitas permainan lawan yang cukup baik.

Menurutnya, setiap pertandingan di level tertinggi selalu menghadirkan tantangan berbeda bagi para pemain yang bersaing. Karena itu, ia berupaya mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi laga selanjutnya dengan kondisi optimal.

"Menurut saya, pertandingan berikutnya akan menjadi pertandingan yang sangat berat dan membutuhkan persiapan yang matang. Lawan yang akan saya hadapi memiliki kualitas permainan yang baik sehingga saya harus tampil maksimal," ujarnya dalam konferensi media usai pertandingan Indonesia Open 2026, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, 3 Juni 2026.

Ia mengatakan pertandingan tersebut kemungkinan tidak akan berjalan mudah karena lawannya memiliki kemampuan bertanding yang kompetitif. Meski demikian, ia tetap optimistis dapat menampilkan permainan terbaik dan meraih hasil positif pada pertandingan nanti.

Saat ini, ia masih menunjukkan konsistensi tinggi sebagai pemain peringkat teratas dunia pada sektor tunggal putri. Penampilannya yang stabil membuat dirinya tetap menjadi salah satu unggulan utama dalam berbagai turnamen internasional.

"Setiap pemain memiliki kekuatan masing-masing sehingga saya selalu berusaha menghormati dan mewaspadai setiap lawan. Saya hanya ingin fokus pada permainan sendiri dan memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan," katanya.

Ia menambahkan konsistensi merupakan faktor penting untuk mempertahankan performa di level tertinggi dunia. Karena itu, ia terus berupaya meningkatkan kualitas permainan agar mampu bersaing dan mempertahankan hasil positif pada setiap turnamen yang diikuti.

Sementara itu, hal yang sama dirasakan oleh Tunggal putra Malaysia, Leong Jun Hao. Ia menemukan momentum kebangkitan setelah memastikan tiket ke babak kedua Indonesia Open 2026.

Sebelum tampil di Jakarta, pemain peringkat ke-27 dunia itu menjalani periode yang tidak mudah. Termasuk menghadapi kritik dari khalayak di negaranya menyusul kegagalan menyumbangkan kemenangan dalam tiga penampilan pada Piala Thomas 2026.

Kondisi tersebut berlanjut pada dua turnamen berikutnya, ketika Leong kembali tersingkir di babak-babak awal. "Beberapa bulan terakhir adalah masa yang sulit,” tuturnya, dilansir BWF," ujarnya.

An Se-young mewaspadai calon lawannya di babak berikutnya Indonesia Open 2026 dan menilai pertandingan akan berlangsung berat karena kualitas permainan lawan yang kompetitif.

Pemain peringkat satu dunia itu menegaskan akan fokus pada persiapan dan penampilan terbaiknya, sembari tetap menghormati setiap lawan yang dihadapi di lapangan.

Sementara itu, Leong Jun Hao menemukan momentum kebangkitan usai lolos ke babak kedua Indonesia Open 2026 setelah melewati periode sulit, termasuk kritik pasca gagal menyumbang kemenangan bagi Malaysia di Piala Thomas 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....