Harga Rumput Laut Anjlok Berdampak pada Penghasilan UMKM

  • 03 Nov 2025 18:50 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Anjloknya harga rumput laut di Kabupaten Nunukan berdampak singnifikan terhadap menurunnya penghasilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, khususnya di sektor kuliner. Saat ini, harga rumput laut yang cenderung fluktuatif masih berada di kisaran Rp12.000 hingga Rp13.000 per kilogram.

Kondisi tersebut mempengaruhi perekonomian masyarakat yang sebagian besar sumber utama penghasilan dari sektor budidaya rumput laut, terutama di wilayah pesisir. Akibatnya, pendapatan yang diterima ikut menurun dan berdampak pada turunnya daya beli masyarakat.

Salah seorang pedagang makanan, Faridah, mengaku penjualannya menurun drastis sejak anjloknya harga rumput laut beberapa tahun lalu. Ia menyebut, biasanya menyiapkan sekitar lima kilogram nasi kuning setiap hari, namun kini harus mengurangi jumlahnya karena pembeli semakin berkurang.

"Sejak harga rumput laut anjlok penghasilan menurun drastis. Sekarang paling banyak dua kilo saja nasi kuning yang kita sediakan, kadang tidak habis juga", ujar Faridah, Senin (3/11/2025).

Baca Juga: Pasokan Telur Nunukan Bergantung Kapal Laut Sulawesi

Anjloknya Harga Rumput Laut Pengaruhi Penghasilan Pelaku UMKM

Ia menuturkan, kondisi saat ini membuat banyak pedagang kecil hanya bisa bertahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, sebagian pelaku usaha kecil di wilayahnya terpaksa menutup usaha dan kembali ke kampung halaman.

"Kalau bisa dibilang, kami ini hanya sistem bertahan saja. Banyak teman-teman yang sudah gulung tikar dan pulang ke kampung karena tidak mampu lagi,” katanya.

Ia menambahkan, saat harga rumput laut menembus angka Rp40.000 per kilogram, pendapatan yang diperoleh mampu mencapai Rp500.000 hingga Rp600.000 dalam sehari, namun kini jauh lebih menurun. Ia mengaku untuk memperoleh penghasilan Rp300.000 saja sudah sangat sulit akibat melemahnya ekonomi yang berdampak terhadap daya beli masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....