Mengenal Tuak, Minuman Beralkohol yang Diklaim Punya Manfaat Kesehatan

  • 10 Jul 2024 13:45 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Tuak merupakan sejenis minuman beralkohol khas Indonesia. Minuman alkohol tradisional ini biasanya dibuat dari fermentasi beras (biasanya beras ketan) menggunakan ragi dan enzim yang secara alami tersedia dalam ragi. Enzim memecah pati dalam beras menjadi gula dan ragi mengubah gula menjadi alkohol, yang merupakan proses fermentasi.

Tuak juga bisa terbuat dari proses penyulingan nira aren dan kelapa mendominasi minuman keras lokal Indonesia. Selain itu, ada juga yang berasal dari fermentasi dari buah-buahan dan beras.

Sebenarnya, minuman sejenis tuak ini juga ada di berbagai negara. Misalnya, Sake di Jepang, Makgeolli di Korea, Sato di Thailand, Mi Jiu di China dan Tapuy di Filipina.

Kandungan alkohol dalam tuak juga bervariasi, mulai dari lima persen hingga 20 persen.

Rasa tuak juga bisa bervariasi, ada yang sedikit manis atau sangat manis, bergantung pada gula yang digunakan dalam proses fermentasi. Namun, tuak dengan kualitas buruk biasanya terasa asam karena adanya bakteri lain yang masuk dan menghasilkan asam laktat.

Melansir Journal of Experimental and Clinical Anatomy, tuak juga bisa meningkatkan kemampuan visual dan laktasi atau produksi atau pengeluaran ASI dari payudara. Oleh karena itu, minuman tradisional ini sering d tambahkan ke dalam produk atau obat-obatan herbal.

Namun, mengonsumsi tuak terlalu banyak juga bisa menyebabkan penurunan fungsi tektis. Karena menurunkan kadar testosteron, motilitas sperma, dan viabilitas sperma.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....