Sina Beranti, Pakaian Adat Suku Tidung yang Penuh Arti
- 03 Nov 2023 07:15 WIB
- Nunukan
KBRN,
Nunukan: Salah satu keragaman
budaya yang dimiliki Indonesia adalah pakaian adat atau pakaian tradisional
yang memiliki fungsi sebagai sarana untuk mengekspresikan diri, selain itu juga sebagai identitas dari adat masing-masing wilayah. Pakaian adat ada yang dipakai dalam rutinitas sehari-hari,
namun ada pula yang dikenakan pada saat upacara adat, termasuk pernikahan.
Seperti Sina Beranti,
pakaian pengantin suku Tidung di Nunukan.
Salah seorang tokoh masyarakat adat Tidung di Kabupaten Nunukan, H. Sura’i menjelaskan, Sina Beranti merupakan pakaian adat suku Tidung yang dikenakan oleh pengantin laki-laki. Sina Beranti memiliki berbagai aksesoris seperti mahkota yang dikenakan di kepala dengan nama Jamong Melaka yang dahulu digunakan oleh para raja suku Tidung dan memiliki makna sebagai penangkis marabahaya, penutup dada yang bernama Kandi yang bermakna sebagai pertahanan yang melindungi pemakainnya dari serangan yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Terdapat pula gelang lengan atas, gelang tangan, selendang hingga gelang kaki dan masih banyak lagi aksesoris lainnya.
“Pakaian adat Tidung selain menarik juga berarti perlindungan,” ungkap Sura’i.
Selain aksesoris yang dikenakan oleh para raja, Sina Beranti juga memiliki Ugol-ugol yaitu motif di ujung lengan yang merupakan ukiran khas suku Tidung yang bermakna sebagai penangkis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....