Jaga Warisan Budaya, TP PKK Nunukan Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni Anyaman
- 29 Jun 2026 18:40 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Nunukan mendorong generasi muda untuk ikut melestarikan seni anyaman sebagai bagian dari warisan budaya daerah. Kerajinan anyaman tidak hanya berperan dalam menjaga warisan budaya, tetapi juga memiliki potensi sebagai produk ekonomi kreatif yang bernilai jual tinggi.
Ketua TP PPK Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia, menilai seni anyaman dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi generasi muda. Terlebih, di era teknologi digital saat ini mampu memasarkan hasil karyanya hingga ke luar daerah melalui berbagai platform digital.
Menurutnya, setiap produk anyaman memiliki nilai seni yang lahir dari keterampilan para perajin. Keahlian tersebut merupakan warisan budaya yang perlu terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
"Kita mendorong generasi muda untuk mempelajari seni anyaman agar menjaga warisan budaya dan dapat menghasilkan ekonomi karena memiliki nilai jual", ujar Andi Annisa Muthia, Senin (29/6/2026).
Lebih lanjut, ia mengatakan Kabupaten Nunukan memiliki bahan baku rotan yang melimpah dan dapat diolah menjadi berbagai produk kerajinan anyaman. Keunggulan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh generasi muda untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomi.
"Apalagi daerah kita memiliki bahan baku berupa rotan yang bisa kita manfaatkan", ucapnya.
Meski demikian, Annisa mengakui keterampilan menganyam tidak dapat dikuasai secara instan dan membutuhkan proses belajar yang serius. Karena itu, TP PKK siap memfasilitasi pelatihan bagi generasi muda yang ingin mempelajari seni anyaman sebagai bekal keterampilan sekaligus upaya melestarikan warisan budaya daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....