Pedagang Pasar Yamaker Raup Untung dari Tradisi Belanja 10 Muharram

  • 25 Jun 2026 11:58 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Momen 10 Muharram 1448 Hijriah membawa berkah bagi para pedagang di Kabupaten Nunukan. Sejak pagi hari, warga memadati pasar untuk membeli berbagai perlengkapan rumah tangga yang dipercaya membawa keberkahan.

Salah satu pusat keramaian terlihat di Pasar Yamaker Nunukan. Pedagang mengaku jumlah pembeli meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa.

Salah seorang pedagang di sPasar Yamaker, H. Nurhadi, mengatakan tradisi belanja saat 10 Muharram selalu berlangsung setiap tahun. Untuk itu, ia menyiapkan stok barang lebih banyak untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat.

“Jadi, jualannya seharian ya dari jam 6 pagi sampai jam sore,” kata Nurhadi, Kamis (25/6/2026).

Menurut Nurhadi, aktivitas jual beli berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Bahkan, sebelum pukul 06.00 Wita, sejumlah warga sudah mulai berdatangan ke pasar untuk berburu barang kebutuhan rumah tangga.

Barang yang paling banyak dicari antara lain sendok, gayung, sapu, ember, dan baskom. Tingginya permintaan membuat para pedagang harus menambah stok jauh sebelum peringatan 10 Muharram.

“Yang paling dicari itu sendok, gayung, sapu, ember, baskom, makanya itu yang kita siapkan banyak dan barangnya sudah memang disiapkan jauh hari sebelum 10 Muharram karena pasti laris, alhamdulillah,” ujarnya.

Ia menyebut lonjakan penjualan pada momen ini menjadi peluang besar bagi pedagang untuk meningkatkan pendapatan. Tradisi belanja kebutuhan dapur yang masih kuat di tengah masyarakat membuat pasar tetap ramai setiap peringatan 10 Muharram.

Keramaian tersebut menunjukkan tradisi 10 Muharram terus dijaga oleh warga Nunukan. Selain menjadi bagian dari budaya masyarakat, momen ini juga memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku usaha di pasar tradisional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....