Kebakaran akibat Korsleting Listrik Berawal dari Kelalaian

  • 14 Jun 2026 11:40 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Nunukan menyebut sebagian besar kebakaran akibat korsleting listrik berawal dari kelalaian masyarakat. Penggunaan instalasi listrik yang tidak sesuai standar serta kurangnya perawatan jaringan listrik menjadi faktor yang kerap memicu terjadinya korsleting.

Kasubbag Umum Kepegawaian Disdamkarmat Kabupaten Nunukan, Ibnu Abas, menjelaskan bahwa kurangnya perawatan terhadap instalasi listrik merupakan salah satu bentuk kelalaian. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan korsleting listrik yang kemudian dapat berujung kebakaran.

"Sebenarnya yang dominan adalah korsleting listrik, tetapi itu juga ada unsur kelalaian. Misalnya ada kabel yang digigit tikus, itu juga kelalaian karena tidak dilakukan pengecekan," ujar Ibnu Abas, Minggu (14/6/2026).

Selain kurangnya perawatan instalasi listrik, penggunaan stop kontak secara bertumpuk dan melebihi kapasitas juga menjadi kelalaian masyarakat. Praktik itu disebut dapat meningkatkan risiko korsleting listrik yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

"Kemudian kebakaran akibat stop kontak bertumpuk itu juga karena kelalaian. Dari kelalaian itulah korsleting bisa terjadi," ucapnya.

Ia menambahkan, kebakaran akibat korsleting listrik tidak terlepas dari kelalaian masyarakat. Karena itu, kesadaran dalam menjaga keamanan dan kelayakan instalasi listrik menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko kebakaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....