PMI Nunukan Ungkap Stok Darah O dan AB Masih Kurang

  • 11 Jun 2026 06:20 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • PMI Nunukan mengakui stok darah golongan O dan AB masih di bawah kategori aman.
  • Stok aman darah O minimal 25–30 kantong, sedangkan AB minimal 10 kantong.
  • PMI mengingatkan calon pendonor memenuhi syarat kesehatan dan tidak mengkonsumsi obat sebelum donor.

RRI.CO.ID, Nunukan - PMI Nunukan menyebut stok darah golongan O dan AB masih belum memenuhi kategori aman. Kondisi itu disampaikan menjelang peringatan Hari Donor Darah Sedunia.

Kebutuhan darah di Kabupaten Nunukan terus dipantau oleh Unit Donor Darah PMI. Sejumlah golongan darah masih memerlukan tambahan stok untuk memenuhi kebutuhan pelayanan. Hal ini disampaikan Manajer Mutu Unit Donor Darah PMI Nunukan, Siti Wahidah.

"Untuk stok aman golongan darah O itu dikatakan aman di atas 25 atau 30 kantong. Dan golongan darah AB itu dikatakan aman kalau stok golongan darahnya ada 10 kantong," ujarnya, pada Kamis (11/6/2026).

PMI terus mengajak masyarakat mendonorkan darah secara rutin. Ketersediaan darah menjadi kebutuhan penting bagi pelayanan kesehatan di daerah.

Selain stok darah, PMI juga mengingatkan syarat bagi calon pendonor. Kondisi kesehatan dan pola istirahat menjadi perhatian sebelum donor darah.

"Syaratnya itu umur 17 tahun, berat badannya 45 kg, minimalnya 45 kg, sehat jasmani dan rohani, tidak begadang malam mau donornya, minimal tidur 6 jam, tidak makan obat 3 hari sebelumnya, dan tidak sakit," katanya.

PMI juga memberikan penjelasan terkait konsumsi obat sebelum donor darah. Vitamin dan herbal masih diperbolehkan bagi calon pendonor yang memenuhi syarat.

"Minum obat apa saja tidak boleh untuk donor darah, kalau vitamin tidak apa-apa, herbal tidak apa-apa. Yang tidak boleh obat apa saja. Itu vitamin, vitamin boleh," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....