Banjir dan Longsor Terjang Nunukan Selatan, Puluhan Rumah Terdampak

  • 02 Jun 2026 13:43 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Nunukan sejak Minggu (31/5/2026) malam menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Senin (1/6/2026).

Kasubid Penyelamatan, BPBD Nunukan, Hasanuddin mengatakan banjir terjadi di Kampung Somel RT 07 akibat luapan sungai setelah curah hujan tinggi berlangsung sepanjang malam. Sedikitnya lebih dari 20 rumah warga terdampak, sementara empat bangunan, termasuk satu masjid, terendam genangan air.

Meski demikian, tidak ada warga yang mengungsi dalam kejadian tersebut. Warga memilih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu debit air berangsur surut.

Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di kawasan perbukitan Jl. Mamolo menuju Sungai Lancang RT 04. Longsoran tanah setinggi sekitar lima meter dengan panjang mencapai 15 meter menutup sebagian badan jalan.

Material longsor sempat mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan. Namun akses di lokasi masih dapat dilalui kendaraan maupun masyarakat yang beraktivitas dengan tetap berhati-hati.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan tanah longsor apabila hujan deras kembali terjadi. Kita juga minta segera melaporkan potensi bencana melalui layanan darurat yang tersedia," ujar Hasan, Selasa (2/6/2026).

Hasan juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di wilayah terdampak banjir agar mewaspadai kemunculan satwa liar, terutama buaya, yang berpotensi muncul saat debit air meningkat.

Memasuki siang hari sekitar pukul 13.00 WITA, kondisi banjir dilaporkan mulai surut. Aktivitas warga berangsur normal dan masyarakat mulai membersihkan rumah serta fasilitas umum yang terdampak genangan.

Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD bersama ketua RT dan warga setempat melakukan pembersihan lumpur serta sampah yang terbawa banjir. Hingga laporan terakhir, tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat banjir dan tanah longsor tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....