Plafon UGD Puskesmas Ambruk, DPRD Soroti Rehabilitasi

  • 26 Mei 2026 11:39 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Plafon depan UGD Puskesmas Sungai Nyamuk ambruk saat hujan deras mengguyur Sebatik.
  • DPRD Nunukan menyoroti rehabilitasi bangunan puskesmas senilai Rp490 juta.
  • Pihak puskesmas menyebut kontraktor segera melakukan perbaikan plafon.

RRI.CO.ID, Nunukan - Plafon depan UGD Puskesmas Sungai Nyamuk ambruk saat hujan deras mengguyur Sebatik. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.25 WITA.

Bagian plafon depan UGD Puskesmas Sungai Nyamuk dilaporkan runtuh saat hujan deras berlangsung Senin (25/05/2026). Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Nunukan Dapil Sebatik, Andi Mulyono, menilai peristiwa tersebut perlu menjadi perhatian serius. Rehabilitasi bangunan puskesmas itu diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp490 juta.

“tadi malam di saat hujan turun yang mengakibatkan plafon Puskesmas tersebut runtuh dan saya rasa ini bukan kejadian biasa tetapi kejadian luar biasa yang perlu perhatian semua pihak. Meminta kepada instansi terkait yang bertanggung jawab terhadap proses pembangunan rehabilitasi Puskesmas tersebut yang diperkirakan kurang lebih 490 juta sekian.” ujar Andi Mulyono.

Andi Mulyono mengaku memperoleh informasi dari Kepala Puskesmas Sungai Nyamuk terkait rehabilitasi bangunan tersebut. Menurutnya, kepala puskesmas sebelumnya sempat menolak serah terima pekerjaan rehabilitasi.

Sementara itu Kepala Puskesmas Sungai Nyamuk, Mardawiah, mengatakan plafon yang ambruk berada di bagian depan UGD. Pengerjaan rehabilitasi bangunan tersebut masih dalam masa pemeliharaan kontraktor.

"Malam senin atau kemarin malam sekitar jam 21.25 WITA jatuhnya plafon di depan UGD pada saat curah hujan sangat deras dan disertai angin yang kuat sehingga plafon terjatuh, tapi Alhamdulillah tadi dari Dinas Kesehatan sudah bertemu langsung dengan kontraktor, dan dari pihak kontraktor bersedia untuk memperbaiki secepatnya karena masih dalam pemeliharaan." ucap Mardawiah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....