BPS Minta Pelaku Usaha Jujur saat Sensus Ekonomi 2026

  • 16 Mei 2026 06:40 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Pentingnya Kejujuran Responden: BPS menekankan bahwa kejujuran pelaku usaha dalam memberikan data, seperti nilai omzet yang sebenarnya, adalah kunci utama agar hasil sensus akurat dan tidak bias.
  • Tidak Terkait Pajak: BPS menjamin bahwa data yang dikumpulkan murni untuk kebutuhan statistik dan tidak akan digunakan untuk penarikan pajak, sehingga pelaku usaha diharapkan tidak perlu merasa khawatir atau menutup-nutupi informasi.
  • Dasar Kebijakan yang Tepat: Partisipasi yang jujur dan transparan sangat menentukan kualitas data yang akan digunakan pemerintah untuk merumuskan kebijakan ekonomi agar lebih tepat sasaran bagi masyarakat dan pelaku usaha.

RRI.CO.ID, Nunukan - BPS menekankan kejujuran pelaku usaha saat pendataan sensus ekonomi. Hal ini penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat.

Pelaku usaha diminta memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus. Data yang akurat menjadi dasar kebijakan pemerintah. Hal ini disampaikan Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien beberapa waktu lalu.

“Nggak ada. Jujur saja. Itu yang penting, jujur. Ditanya omset, berapa omsetnya satu bulan? 5 juta, jangan bilang 500 ribu.” katanya, pada Sabtu (16/5/2026).

BPS memastikan data yang dikumpulkan tidak berkaitan dengan penarikan pajak. Informasi yang diberikan hanya digunakan untuk kebutuhan statistik. Kejujuran responden menjadi faktor utama keberhasilan sensus ekonomi. Data yang tidak akurat dapat menyebabkan kebijakan yang tidak tepat sasaran.

“Jadi ini tidak ada terkait dengan pajak. Jadi marilah jujur sejujur-jujurnya, supaya menggambarkan keadaan ekonomi di sini. Kalau kita nggak jujur, nggak terima petugas kita, ya hasilnya juga jadi bias.” ujarnya.

BPS berharap pelaku usaha bersikap terbuka saat proses pendataan berlangsung. Partisipasi jujur akan menentukan kualitas hasil sensus ekonomi.

“Makanya suksesnya sensus ekonomi ini tergantung jawaban responden. Semakin dia jujur, semakin dia terbuka transparannya, semakin bisa menggambarkan keadaan kita ini.” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....