DPRD Kaltara Kawal Survei Jaringan Listrik Baru di Nunukan Selatan dan Sebatik
- 14 Mei 2026 06:47 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara dari Fraksi PKS, Muhammad Nasir mengawal langsung survei penambahan jaringan listrik baru di wilayah Nunukan Selatan dan Pulau Sebatik, Senin hingga Selasa (12–13/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Utara, Yosua Batara Payangan dan tim PLN Nunukan–Sebatik sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat terkait kebutuhan akses listrik di wilayah perbatasan. Beberapa lokasi yang disurvei di antaranya Jalan Mambunut Dalam Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, serta sejumlah titik di Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat.
Muhammad Nasir mengatakan, kebutuhan listrik saat ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah, terutama di kawasan perbatasan yang memiliki potensi ekonomi cukup besar.
“Listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat, pendidikan anak-anak, hingga kualitas hidup warga,” ujarnya, pada Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, kawasan yang diusulkan mendapatkan jaringan listrik baru merupakan wilayah produktif yang bergerak di sektor rumput laut, pertanian, dan perkebunan. Menurutnya, keberadaan listrik akan sangat membantu aktivitas usaha masyarakat.
Selain mengawal pembangunan jaringan listrik, Muhammad Nasir juga menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan bantuan pemasangan kilometer listrik gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami tidak ingin aspirasi masyarakat berhenti di atas kertas saja. Karena itu saya turun langsung bersama Dinas ESDM dan PLN agar usulan warga benar-benar ditindaklanjuti,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Kaltara, Yosua Batara Payangan, menyebut percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah perbatasan merupakan bagian dari pemerataan pembangunan dan dukungan terhadap visi pembangunan Kalimantan Utara.
“Kita ingin masyarakat perbatasan menikmati pelayanan dan peluang ekonomi yang sama dengan daerah lainnya,” ujarnya.
Hasil survei lapangan tersebut selanjutnya akan diperjuangkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM RI agar dapat masuk dalam program prioritas pembangunan jaringan listrik di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....