BMKG Nunukan Ungkap Fakta Hujan Tetap Turun meski El Nino Mengancam

  • 04 Mei 2026 12:01 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Potensi Hujan Tetap Ada: Meskipun fenomena El Nino melanda, BMKG Nunukan memastikan hujan masih tetap turun namun dengan intensitas rendah.
  • Kriteria Curah Hujan: Intensitas hujan selama El Nino diprediksi masuk kategori kering, yakni berada di bawah angka 50 milimeter per dasarian.
  • Indikator Batasan Kering: Penentuan kondisi basah atau kering wilayah didasarkan pada akumulasi curah hujan yang turun selama rentang waktu sepuluh hari.

RRI.CO.ID, Nunukan - Fenomena El Nino sering kali dianggap sebagai masa tanpa hujan sama sekali bagi sebagian besar masyarakat luas. Namun, penjelasan teknis terbaru memberikan gambaran berbeda mengenai kondisi cuaca yang akan terjadi di wilayah perbatasan.

Pemantauan terhadap dinamika atmosfer menunjukkan bahwa kelembapan udara masih memungkinkan terjadinya pembentukan awan hujan secara lokal. Meskipun demikian, jumlah curah hujan yang dihasilkan tidak akan mencukupi untuk dikategorikan sebagai kondisi cuaca basah. Hal ini disampaikan Kepala BMKG Kelas II Nunukan, William Sinaga.

“Ya, hujan masih akan turun, cuman dia kriteriannya kering, jadi itu di bawah 50 mm per 10 hari.” katanya.

BMKG menekankan pentingnya memahami batasan intensitas hujan agar masyarakat tidak salah dalam mengartikan prakiraan cuaca harian. Penurunan volume air ini tetap akan berdampak pada cadangan air permukaan di wilayah Nunukan dan sekitarnya.

Analisis data dilakukan dengan membagi periode waktu menjadi dasarian atau per sepuluh hari untuk mengukur efektivitas hujan. Petugas terus melakukan pengamatan terhadap alat pengukur curah hujan guna memastikan data yang akurat bagi publik.

“Tetap akan ada hujan, cuman ya itu tadi kan patokannya kering, basahnya itu selama 10 hari, kalau di bawah 50 mm kering kalau di atas 50 mm basah.” ujarnya.

Informasi mengenai batasan curah hujan ini diharapkan membantu warga dalam merencanakan aktivitas pertanian dan penggunaan air. BMKG berkomitmen untuk terus memperbarui data cuaca guna mendukung langkah antisipasi kekeringan di daerah perbatasan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....