PDK Kosgoro Kaltara Gelar Musda di Nunukan Demi Bangkitkan Solidaritas

  • 02 Mei 2026 10:00 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Restrukturisasi Organisasi: Musda II PDK Kosgoro 1957 Kabupaten Nunukan bertujuan memilih ketua dan pengurus baru yang melibatkan 11 pimpinan kecamatan.
  • Sinergi Politik: Penekanan pada peran Kosgoro sebagai organisasi pendiri Golkar untuk memperkuat kolaborasi politik di tingkat daerah.
  • Revitalisasi Eksistensi: Upaya membangkitkan kembali semangat kekaryaan dan solidaritas Kosgoro yang sempat meredup di tengah masyarakat Nunukan.

RRI.CO.ID, Nunukan - Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Kalimantan Utara menggelar Musyawarah Daerah kedua di Kabupaten Nunukan untuk memilih ketua baru. Agenda ini berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, dengan kehadiran jajaran pengurus tingkat provinsi.

Sebanyak 11 pimpinan pengurus kecamatan hadir menjadi peserta utama dalam proses demokrasi organisasi kemasyarakatan tersebut. Panitia pengarah dan pelaksana tampak bersiap memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan musyawarah hingga selesai. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Bidang Kerjasama Antarlembaga PDK Kosgoro Kaltara, Dedi Rahman.

"Pimpinan Daerah Kolektif Kosgoro Provinsi Kalimantan Utara hadir dalam memenuhi undangan PDK Kosgoro Kabupaten Nunukan untuk melaksanakan musda," katanya.

Wakil Ketua Bidang Kerjasama Antarlembaga PDK Kosgoro 1957 Kaltara, Dedi Rahman, saat memberikan sambutan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kosgoro sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar di Indonesia. Pemilihan pengurus baru diharapkan mampu memperkuat kembali struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput daerah. Upaya ini bertujuan menghidupkan kembali eksistensi organisasi yang sebelumnya sempat meredup di wilayah perbatasan tersebut. Semangat kekaryaan akan menjadi landasan utama bagi para kader dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat luas.

"Harapan kita tentunya dapat kembali berkolaborasi dengan Partai Golkar di Kabupaten Nunukan dan menumbuhkan rasa kekaryaan," ujarnya.

Struktur organisasi yang solid nantinya akan fokus pada program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat Nunukan. Sinergi antarlembaga menjadi target utama setelah kepengurusan resmi terbentuk melalui mekanisme musyawarah daerah ini.

"Menghadirkan kembali suasana kehadiran Kosgoro yang kemarin sempat ada dan kemudian mulai meredup dan kita bangkitkan kembali," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....