Anak Dibawah Umur Babak Belur di Keroyok Orang Tidak di Kenal di Nunukan

  • 12 Apr 2026 13:14 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan-Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tunon Taka Nunukan saat ini menangani kasus pengeroyokan anak di bawah umur, berusia 15 tahun, berinisial MF, laki-laki, alamat Kecamatan Nunukan. Waka KSKP Tunon Taka Nunukan Iptu Nanang menjelaskan berdasarkan laporan yang diterima, bahwa ada seseorang yang dikeroyok oleh lima orang di sebuah warung makan, namun hanya satu orang saja yang berhasil diidentifikasi yakni AS, seorang residivis kasus narkotika. Ia mengatakan korban MF saat tengah malam mencari makan di sebuah warung makan, sambil menunggu temannya namun terjadi selisih paham dengan ke lima orang yang berada diseberang jalan, dari situ terjadilah pengeroyokan hingga MF babak belur.

“Korban ini cari makan, ada selisih paham di depan jalan itu terjadilah pemukulan itu sementara anggota lagi mencari pelaku, belum ditahu. Anggota langsung bertindak untuk mencari pelakunya sampai tengah malam anggota bersama dibantu rekan jatanras Polres mencari pelaku tapi yang bersangkutan si pelaku ini belum ditemukan”, ucapnya, Minggu, (12/4/2026).

Adapun tersangka terjerat Pasal 262 UU nomor 1 tahun 2023, pelaku yang secara bersama-sama dan terang-terangan melakukan kekerasan terhadap orang atau barang diancam pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda maksimal kategori VI yakni Rp.500 juta. Sementara para pelaku masih dalam pencarian personel Polres Nunukan, dengan harapan segera ditemukan.

“Anggota langsung bertindak untuk mencari pelakunya, minta doanya teman-teman dari wartawan semoga pelakunya bisa kita dapat, bisa kita ungkap sampai selesai”, ujarnya.

Disisi lain paman korban Ahmad Albar menyampaikan orang tua mana yang tidak sakit melihat anaknya bersimbah darah dan wajahnya Hancur akibat dipukuli orang dewasa, sementara terduga pelaku tidak mendapatkan sangsi semestinya, oleh karena itu harapannya perkara ini segera diselesaikan karena jika berlarut-larut akan berpotensi menimbulkan masalah baru. (DR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....