BPS Ungkap Perbedaan Sensus Ekonomi 2026, Bisnis Online Disorot

  • 07 Apr 2026 06:02 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Sensus Ekonomi 2026 menyesuaikan perkembangan bisnis digital dan online shop. Perubahan ini jadi pembeda utama dibanding sensus sebelumnya.

Perkembangan teknologi mengubah pola usaha masyarakat secara signifikan. Banyak pelaku usaha kini beralih ke platform digital. Hal ini disampaikan Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien.

“Pada prinsipnya sama saja. Cuma kalau sekarang ada perubahan bisnis. Dulu orang nggak ada shopee 2016. Sekarang kan banyak bisnis digital, online shop. Nah, itu yang harus kita cover. Jangan sampai kita tengok ke rumahnya itu. Wih, rumahnya ini nggak ada usaha. Berarti nggak punya usaha dia. Nggak bisa. Ya kan?” katanya. Selasa (07/04/2026).

Sensus ekonomi sebelumnya lebih fokus pada usaha konvensional berbasis lokasi fisik. Kini, pendekatan pendataan harus lebih adaptif terhadap perubahan model bisnis. Petugas sensus dituntut lebih teliti dalam mengidentifikasi pelaku usaha digital. Hal ini untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi dapat terdata secara akurat.

“Jangan-jangan dia punya usaha, jual-beli online. Nah, itu yang jadi tantangannya.” ujarnya.

BPS menargetkan pendataan usaha lebih komprehensif dalam Sensus Ekonomi 2026. Pendekatan ini diharapkan mampu menggambarkan kondisi ekonomi riil masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....