Ratusan Jemaah Haji Asal Kabupaten Nunukan Mendapatkan Layanan Vaksinasi
- 01 Apr 2026 13:13 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan-Berdasarkan aturan dari Pemerintah Arab Saudi, setiap jemaah yang akan menunaikan ibadah haji, wajib mendapatkan vaksinasi, yakni vaksinasi meningitis, dan vaksinasi polio. Kepala Puskesmas Nunukan dokter Ika Bihandayani mengatakan Puskesmas Nunukan melaksanakan pelayanan vaksinasi haji, kepada 130 orang, yang merupakan salah satu syarat mutlak untuk melakukan perjalanan ibadah, seluruh jemaah haji harus tervaksinasi, dengan dua jenis vaksin yakni vaksin polio, dan vaksinasi meningitis. Vaksinasi ini yang diberikan sebagai perlindungan, mengingat seluruh dunia datang kesana dengan segala resiko penularan penyakit, oleh sebab itu harus divaksin.
“Ada dua, dua tahun terakhir ini ada dua yang diwajibkan untuk Indonesia, vaksin meningitis dan polio, kalau dulu hanya meningitis saja karena di dua tahun terakhir ini kita diwajibkan karena Indonesia ada kasusnya polionya sehingga Arab Saudi mewajibkan untuk kita jemaahnya melakukan vaksinasi polio tidak hanya meningitis tentu sebagai perlindungan”, ucapnya, Rabu, (1/4/2026).
dokter Ika Bihandayani menjelaskan layanan vaksinasi dilaksanakan selama dua hari di Puskesmas Nunukan, kemudian dilaksanakan di Pulau Sebatik. Besar harapan calon jemaah haji asal Kabupaten Nunukan untuk senantiasa menjaga kesehatan diri, lingkungan tempat tinggal dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Germas, budaya cerdik itu diterapkan kemudian untuk yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid, hipertensi, diabetes, penyakit metabolic lainnya jantung harus rutin obatnya, patuh kemudian follow up terus setiap bulannya, kemudian aktif bersama-sama pembina dalam hal ini Dinas Kesehatan, UPT Puskesmas Nunukan dimasa tunggu sampai nanti keberangkatan menjaga tetap kesehatannya memastikan sehat”, ujarnya.
Ia menekankan seluruh jemaah haji dapat menerapkan PHBS, dan Germas untuk dilakukan mulai dari persiapan di tanah air kemudian di embarkasi masih ada pemeriksaan kesehatan lanjutan yang harus diikuti, dengan harapan seluruhnya sehat, sampai ke tanah suci tidak terganggu dengan masalah kesehatannya, sampai kembali ke tanah air berkumpul bersama keluarga. (DR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....