Minim Tenaga Medis di Kapal, Pelni Wajibkan Pasien Bawa Pendamping
- 23 Mar 2026 15:48 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - PT Pelni menegaskan setiap pasien yang dirujuk menggunakan kapal wajib didampingi, baik oleh tenaga medis maupun keluarga. Kebijakan ini diberlakukan untuk memastikan penanganan pasien aman selama pelayaran.
Kepala Cabang Pelni Nunukan, Sudjito, mengatakan penumpang dengan kondisi sakit membutuhkan pendampingan khusus. Hal ini juga menjadi langkah antisipasi terhadap kemungkinan kondisi darurat selama perjalanan laut.
“Jadi, bukan ditolak tetapi memang ada mekanisme yang harus ditaati setiap penumpang, karena jika misalnya ada yang sakit lalu terjadi sesuatu dan tidak punya pendamping, maka kami akan kesulitan,” kata Sudjito, Senin (23/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa di atas kapal memang tersedia petugas kesehatan yang telah disiapkan. Namun jumlahnya terbatas sehingga tidak dapat memberikan pelayanan intensif bagi pasien dengan kondisi tertentu.
“Hanya dua dan itu paling mengobati yang ringan-ringan saja, misalnya pusing, sakit kepala, atau sakit perut,” ujarnya.
Sudjito menambahkan masih ada penumpang yang menganggap dirinya ditolak berangkat ketika tidak memenuhi syarat tersebut. Padahal, aturan pendampingan ini dibuat demi keselamatan bersama dan kelancaran pelayaran.
Ia menegaskan kondisi kesehatan penumpang sangat berpengaruh terhadap operasional kapal. Terutama jika terdapat penumpang sakit tanpa pendamping, hal itu berpotensi mengganggu keselamatan dan penanganan selama perjalanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....