Wakil Sekretaris MUI Nunukan Ingatkan Bahaya usai Lebaran
- 21 Mar 2026 08:33 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Idulfiitri dimaknai sebagai kemenangan setelah sebulan berpuasa Ramadan. Namun tantangan menjaga istiqomah dinilai justru semakin berat pasca-Lebaran.
Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Nunukan, Anam Azhari, mengingatkan umat Islam agar tidak lengah setelah Ramadan. Dalam wawancara bersama RRI Nunukan, ia menegaskan menjaga istiqomah pasca-Lebaran justru menjadi tantangan yang lebih berat.
“Jadi idulfitri itu adalah sebuah kesenangan perayaan yang harus kita rayakan karena kita berhasil melatih diri kita dalam ketaatan kepada Allah SWT sehingga nanti setelah idulfitri nah tentunya keutamaan bulan suci ramadan yang syaitan dan jin yang bersifat syaitan dibelenggu itu dilepaskan lagi nah maka untuk menjaga keistiqomahan kita dalam ketaatan itu akan jauh lebih berat lagi, kenapa? musuh kita itu menjadi dua lagi dari syahwat dan juga syaitan itu tadi,” katanya. Sabtu (21/03/2026).
Ia menjelaskan selama Ramadan umat Islam mendapat kemudahan beribadah. Sebab godaan syaitan dibelenggu sehingga suasana spiritual lebih terjaga.
Setelah Idulfiitri, menurutnya, ujian kembali terbuka lebar. Godaan syahwat dan bisikan syaitan kembali aktif dalam kehidupan sehari-hari.
“nah maka selain idul fitri itu yang dimaknai sebagai perayaan kemenangan kita maka jangan sampai kita terlena bahwa perjuangan kita menjaga diri kita dalam ketaatan istiqomah dalam kebaikan dan juga dalam kehidupan sehari-hari itu justru jauh lebih berat lagi karena syaitan itu akan kembali melaksanakan tugasnya memisihkan kepada kita untuk mengikuti syahwat melakukan kejelekan dan kejahatan.” ujarnya.
Ia mengajak umat Islam memperkuat komitmen ibadah setelah Ramadan. Momentum Idul Fitri diharapkan menjadi titik awal menjaga konsistensi kebaikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....