Wakil Sekretaris MUI Nunukan Ungkap Makna Idulfitri

  • 21 Mar 2026 06:10 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Idulfitri menjadi puncak kebahagiaan usai sebulan berpuasa Ramadan. Hal itu disampaikan jelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Nunukan.

Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Nunukan, Anam Azhari, menjelaskan makna Idulfitri saat diwawancarai RRI Nunukan. Ia mengutip hadis riwayat Bukhari dan Muslim tentang dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa.

“Idulfitri itu adalah sebagai perayaan bagi umat Islam yang sudah selama satu bulan melaksanakan ibadah puasa dan ibadah sunnah yang lainnya, ibadah wajib dan ibadah sunnah yang lainnya, maka di dalam hadis riwayat Bukhari, dalam hadis riwayat muslim, itu Rasulullah memberikan petunjuk kepada kita, orang yang berpuasa itu punya dua kesenangan, yang pertama satu kesenangan ketika dia selesai melaksanakan puasa, ketika dia berbuka, atau ketika dia berlebaran itu kegembiraan.” katanya. Sabtu (21/03/2026).

Ia menjelaskan Idulfitri bukan sekadar tradisi tahunan umat Islam. Momentum ini menjadi refleksi atas kualitas ibadah selama Ramadan. Menurutnya, kebahagiaan pertama dirasakan saat berbuka dan berlebaran. Kebahagiaan itu menjadi tanda syukur atas selesainya ibadah puasa.

“kemudian, dan satu kesenangan adalah ketika dia nanti berjumpa dengan Allah, dia menjumpai pahala yang sangat luar biasa dan bisa memasukkan dia ke dalam surganya Allah,” ujarnya.

Ia berharap umat Islam menjaga nilai ketaqwaan pasca-Ramadan. Perayaan Idulfitri diharapkan memperkuat keimanan dan kepedulian sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....