BPS Jelaskan IPM Tana Tidung Ungguli Nunukan

  • 10 Mar 2026 05:41 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - IPM Tana Tidung tercatat lebih tinggi dibanding Nunukan. Perbedaan dipengaruhi kualitas intervensi pembangunan.

IPM Nunukan 2023 sebesar 68,43. Angka itu naik menjadi 69,27 pada 2024 dan 69,87 pada 2025. Hal ini disampaikan Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien, kepada RRI. Sementara itu IPM Tana Tidung tercatat 70,06 pada 2023. Nilainya meningkat menjadi 70,95 pada 2024 dan 71,86 pada 2025. Selasa (10/03/2026).

“Karena IPM diukur dari tiga dimensi, yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Bisa jadi di sana (Tana Tidung) intervensi di bidang kesehatan lebih baik, begitu juga dengan pendidikan dan peningkatan standar hidupnya,” katanya.

Perbedaan capaian IPM tidak semata ditentukan jumlah penduduk. Luas wilayah juga bukan faktor utama penentu keberhasilan pembangunan. Kualitas kebijakan pada tiga dimensi IPM menjadi elemen penting. Efektivitas program kesehatan dan pendidikan sangat menentukan hasil akhir.

“Jumlah penduduk yang lebih banyak belum tentu membuat capaian pembangunan menjadi lebih baik. Begitu juga wilayah yang lebih luas belum tentu lebih unggul,” ujarnya.

BPS menilai fokus harus pada kualitas intervensi pembangunan. Optimalisasi tiga dimensi IPM seperti kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. dinilai lebih menentukan.

“Sebagai ilustrasi, Singapura wilayahnya lebih kecil dibanding Jakarta, tetapi kualitas pembangunannya bisa lebih baik. Jadi, ukuran wilayah atau jumlah penduduk bukan faktor penentu utama, melainkan bagaimana kualitas intervensi pada tiga indikator IPM tersebut,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....